TIBAWA, newsline. Id— Sebanyak 104 santri TPQ/TPA se-Kecamatan Tibawa mengikuti Khatam Raya Santri TPQ/TPA tingkat Kecamatan Tibawa, Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan pendidikan Al-Qur’an sekaligus pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Gorontalo, H. Tonny S. Junus. Kehadiran Tonny sekaligus menegaskan perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan keagamaan dan penguatan generasi Qur’ani hingga tingkat kecamatan dan desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tonny mengapresiasi para ustadz, ustadzah, orang tua, panitia serta seluruh pihak yang selama ini konsisten mendampingi dan membina para santri. Menurutnya, keberhasilan 104 santri mengikuti Khatam Raya merupakan hasil dari proses pembelajaran yang membutuhkan ketekunan, dukungan keluarga dan komitmen para pengajar.
“Khatam Raya ini bukan sekadar seremoni keagamaan. Ini bagian dari proses membentuk karakter anak, menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an, sekaligus memperkuat iman dan akhlak mereka,” ujar Tonny.
Ia menegaskan, pembinaan generasi Qur’ani sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Gorontalo yang tidak hanya mengejar peningkatan kualitas sumber daya manusia dari sisi intelektual, tetapi juga membangun generasi yang memiliki nilai moral dan keagamaan.
“Pemerintah daerah bersama LPTQ akan terus mendorong pembinaan generasi Qur’ani dan membumikan Al-Qur’an hingga ke pelosok desa. Kita ingin anak-anak tumbuh dengan kemampuan yang baik sekaligus memiliki iman dan akhlak yang kuat,” tegasnya.
Tonny juga mengapresiasi masyarakat Kecamatan Tibawa yang tetap menjaga tradisi pendidikan Al-Qur’an di tengah tantangan perkembangan zaman, termasuk semakin luasnya penggunaan gawai di kalangan anak-anak. Menurutnya, TPQ dan TPA memiliki peran penting dalam memberikan ruang pendidikan keagamaan yang positif bagi generasi muda.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Tibawa berharap Khatam Raya dapat terus dikembangkan dalam skala yang lebih besar, termasuk melalui pelaksanaan wisuda santri secara massal tingkat Kabupaten Gorontalo. Harapan tersebut dinilai dapat menjadi momentum bersama untuk memperkuat gerakan pendidikan Al-Qur’an di seluruh wilayah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Iswad Abdullah Pakaya, turut mengajak para kepala desa dan orang tua untuk terus memberikan dukungan terhadap pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak. Ia menyebut Kabupaten Gorontalo memiliki jumlah TPQ yang cukup besar, sehingga potensi pembinaan generasi Qur’ani perlu terus diperkuat secara bersama-sama.
Khatam Raya di Tibawa pun tidak berhenti sebagai perayaan atas selesainya proses belajar membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa investasi terbesar dalam pembangunan daerah adalah menyiapkan generasi yang berilmu, beriman, berakhlak dan memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an.










