POHUWATO, newsline.id — Kepedulian terhadap keluarga yang terdampak musibah longsor di kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) DAM, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, ditunjukkan oleh pelaku usaha tambang, Aldi Ibura, Jumat (14/8/2026).
Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, Aldi memberikan santunan sebesar Rp10 juta kepada masing-masing keluarga yang diduga kehilangan anggota keluarganya dalam peristiwa longsor tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya lima orang disebut menjadi korban dalam kejadian tersebut. Empat di antaranya merupakan warga Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo. Sementara satu orang lainnya dilaporkan selamat, namun mengalami luka-luka.
Empat warga Desa Bendungan yang disebut sebagai korban meninggal dunia masing-masing berinisial atau dikenal dengan nama Alm. Miman, Alm. Fanda, Alm. Utun, dan Alm. Sandi. Sementara identitas satu korban lainnya masih dalam proses konfirmasi.
Santunan yang diserahkan Aldi ditujukan untuk membantu meringankan beban keluarga yang tengah menghadapi suasana duka akibat musibah tersebut.
Selain memberikan bantuan awal, Aldi Ibura yang akrab disapa Bang Aldi juga menyampaikan rencana untuk kembali memberikan santunan kepada keluarga korban pada saat takziah hari ketujuh.
Hal itu disampaikan Aldi melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi mengenai kepeduliannya terhadap keluarga yang terdampak.
“Insya Allah takziah hari ke-7 mo tambah 5 juta lagi/orang,” tulis Aldi Ibura.
Jika bantuan tambahan tersebut terealisasi, setiap keluarga akan kembali menerima santunan sebesar Rp5 juta. Dengan demikian, total bantuan yang diterima masing-masing keluarga menjadi Rp15 juta.
Kepedulian tersebut menjadi bentuk solidaritas di tengah suasana duka yang sedang dirasakan keluarga korban. Bantuan material maupun dukungan moral dinilai penting untuk membantu keluarga menghadapi masa sulit setelah kehilangan anggota keluarganya.
Namun, terkait jumlah korban, identitas korban, serta kronologi lengkap peristiwa longsor di kawasan PETI DAM, informasi tersebut masih menunggu keterangan dan konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Penyaluran santunan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap keluarga yang terdampak musibah, sekaligus menunjukkan pentingnya solidaritas dan gotong royong ketika masyarakat menghadapi situasi darurat dan kehilangan. (*)










