LIMBOTO, newsline .id– Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi memimpin rapat percepatan pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah di Rumah Jabatan Bupati Gorontalo, Senin (3/8/2026).
Rapat tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mengawal pelaksanaan program prioritas nasional di sektor pendidikan agar berjalan tepat waktu, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan bukan sekadar menghadirkan gedung baru, tetapi juga memastikan tersedianya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan mampu mendukung lahirnya generasi yang unggul.
Program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pemerintah pusat terus mempercepat implementasi program tersebut melalui berbagai rapat koordinasi dan pembekalan teknis kepada pemerintah daerah.
Bupati mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah mengusulkan pembangunan dan revitalisasi sebanyak 103 satuan pendidikan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 sekolah telah memperoleh alokasi anggaran dengan nilai sekitar Rp15 miliar.
“Alhamdulillah, 27 sekolah sudah mendapatkan dukungan anggaran. Kita berharap sekolah-sekolah lainnya juga segera menyusul sehingga pemerataan kualitas sarana pendidikan di Kabupaten Gorontalo dapat terus diwujudkan,” ujar Sofyan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Karena itu, setiap tahapan pelaksanaan harus didukung dengan dokumen administrasi yang lengkap, perencanaan yang matang, serta pengawasan yang berkelanjutan agar pembangunan berlangsung sesuai ketentuan.
Melalui rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menargetkan terwujudnya pemahaman yang sama mengenai pembangunan infrastruktur pendidikan yang aman dan inklusif, penyelesaian dokumen administrasi dan legalitas perencanaan, pelaksanaan proyek fisik yang sesuai dengan perjanjian, tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel, serta lahirnya berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan belajar.
Bupati juga meminta seluruh pihak memberikan pendampingan secara optimal terhadap setiap proses pembangunan dan revitalisasi sekolah sehingga pelaksanaannya berjalan efektif, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Gorontalo.
Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bappeda, Inspektur Daerah, Kepala BKAD, Kepala Bagian Hukum, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.










