GORONTALO, Newsline. Id— Pemerintah Provinsi Gorontalo menyalurkan bantuan stimulan berupa mesin dan peralatan produksi senilai Rp2,825 miliar kepada 113 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Provinsi Gorontalo.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dalam kegiatan yang turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, jajaran pemerintah daerah, serta para penerima bantuan, Kamis ( 3/9), di kelurahan Bolihuangga kecamatan Limboto
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Faizal Lamakaraka, menjelaskan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kapasitas produksi IKM sekaligus membantu mengurangi beban biaya operasional pelaku usaha.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi IKM serta mendorong peningkatan pendapatan yang berkelanjutan bagi pelaku usaha,” ujarnya.
Sebanyak 113 IKM menjadi penerima bantuan dengan rincian 62 IKM bidang perbengkelan, 24 IKM kerajinan khususnya usaha menjahit, serta 27 IKM sektor pangan.
Peralatan yang diberikan antara lain mesin las, peralatan bengkel motor dan mobil, mesin serta perlengkapan menjahit, dan berbagai peralatan produksi pangan.
Gubernur Gusnar Ismail dalam arahannya meminta seluruh penerima memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal dan menjaga peralatan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Menurut Gusnar, bantuan pemerintah harus benar-benar menjadi instrumen untuk memperkuat produktivitas masyarakat, bukan sekadar bantuan yang digunakan dalam waktu singkat.
Ia juga mengingatkan penerima agar memperhatikan perawatan mesin, termasuk penggunaan oli dan listrik sesuai ketentuan teknis.
“Bantuan ini harus dijaga dan dipelihara dengan baik. Kalau ada satu bagian yang hilang atau rusak, alat tersebut bisa tidak berfungsi,” kata Gusnar.
Gusnar berharap bantuan peralatan produksi tersebut mampu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat, memperluas kegiatan produksi, sekaligus berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
Program bantuan ini bersumber dari APBD Provinsi Gorontalo dan merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah dengan DPRD Provinsi Gorontalo melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota legislatif.
Dengan dukungan tersebut, Pemprov Gorontalo berharap sektor IKM semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di daerah.










