BOALEMO, newsline.id – Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Tilamuta kembali menjadi sorotan masyarakat. Antrean kendaraan yang mengular hampir setiap hari dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi.
Pantauan awak media, antrean kendaraan didominasi truk yang menunggu giliran mengisi BBM jenis Solar, sementara antrean mobil yang hendak mengisi Pertalite juga tampak memanjang. Panjangnya antrean tersebut menyebabkan separuh badan Jalan Trans Sulawesi digunakan sebagai lokasi antrean kendaraan, sehingga ruas jalan yang dapat dilalui pengguna lain menjadi semakin sempit. Sabtu (27/06/2016).
Akibat kondisi tersebut, kendaraan yang melintas terpaksa memperlambat laju saat melintasi kawasan SPBU Tilamuta. Tidak sedikit pengendara mengaku merasa terganggu karena antrean kendaraan kerap memakan badan jalan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain persoalan antrean, pelayanan BBM jenis Pertamax di SPBU Tilamuta juga belum beroperasi selama hampir satu bulan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, penghentian layanan tersebut disebabkan oleh kerusakan pada mesin pompa. Kondisi itu diduga turut menambah beban antrean pada dispenser BBM jenis lainnya.
Ironisnya, lokasi SPBU Tilamuta berada tidak jauh dari Markas Polres Boalemo. Meski demikian, antrean kendaraan yang menggunakan sebagian badan jalan masih terus terjadi hampir setiap hari.
Masyarakat berharap pihak pengelola SPBU segera memperbaiki fasilitas pengisian Pertamax agar pelayanan kembali normal. Selain itu, warga juga meminta Satuan Lalu Lintas Polres Boalemo meningkatkan pengawasan dan melakukan penertiban terhadap kendaraan yang mengantre di badan jalan, sehingga arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi tetap lancar dan keselamatan pengguna jalan dapat terjaga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Tilamuta terkait penyebab pasti belum beroperasinya dispenser Pertamax maupun langkah yang akan dilakukan untuk mengatasi antrean kendaraan yang terjadi setiap hari. (*)










