BOALEMO, newsline.id — Pemerintah Kabupaten Boalemo bergerak cepat menyikapi robohnya jembatan kayu di wilayah RT 15, Desa Harapan, Kecamatan Wonosari.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Boalemo, Supandra Nur mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Boalemo di bawah kepemimpinan Bupati Rum Pagau saat ini tengah meminta bantuan kepada Balai Jalan untuk penanganan sementara berupa pembangunan jembatan darurat.
Menurut Supandra, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya cepat agar akses masyarakat di wilayah tersebut tetap dapat digunakan sembari menunggu penanganan permanen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini Pemerintah Daerah Boalemo, Bupati Rum Pagau, sedang meminta bantuan ke Balai Jalan untuk jembatan darurat sementara,” ujar Supandra Nur.
Ia menjelaskan, jembatan darurat menjadi salah satu langkah yang sedang diupayakan pemerintah untuk mengantisipasi dampak ambruknya jembatan terhadap aktivitas masyarakat.
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Boalemo, Mohammad Amin, meminta BPBD dan Dinas PUPR segera melakukan monitoring terhadap kondisi jembatan RT 15 Desa Harapan. Monitoring tersebut dinilai penting untuk menentukan langkah taktis penanganan di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Boalemo juga masih menunggu realisasi anggaran dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan infrastruktur terdampak bencana. Dokumen pengajuan anggaran tersebut disebut telah diselesaikan.
Sambil menunggu proses tersebut, Pemda Boalemo melalui Dinas PUPR terus mengupayakan solusi sementara melalui koordinasi dengan Balai Jalan, sehingga kebutuhan akses masyarakat dapat segera ditangani. (*)










