LIMBOTO, NEWSLINE.ID— Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, menghadiri rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M tingkat Kabupaten Gorontalo yang dipusatkan di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Senin malam (24/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga Selasa pagi (25/8/2026) ini dihadiri Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tonny S. Junus, Sekda Sugondo Makmur, pimpinan OPD, Forkopimda, lembaga adat, serta masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nuansa religi dan adat begitu kental. Para tamu undangan mengenakan pakaian adat Takowa Da’a, sebagaimana tercantum dalam undangan resmi bernomor 005/1212/Bag-Kesra.
Zulfikar mengapresiasi pelaksanaan Maulid Nabi yang terus dipelihara sebagai warisan keagamaan dan kebudayaan masyarakat Gorontalo.
Menurutnya, Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menjaga jati diri daerah.
“Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Peringatan Maulid di Masjid Agung Baiturrahman juga diwarnai tradisi Dikili, yakni zikir dan pembacaan syair pujian serta riwayat Rasulullah SAW yang berlangsung semalam suntuk.
Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan tradisi Walima dan pembagian Tolangga, wadah yang dihiasi aneka kue tradisional seperti kolombengi, curuti, dan wapili untuk didoakan dan dibagikan kepada masyarakat.
Tradisi tersebut mencerminkan filosofi “Adat Bersendikan Syara’, Syara’ Bersendikan Kitabullah”, sekaligus menjadi bukti bahwa nilai agama dan adat telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Gorontalo.
Melalui Maulid Nabi 1448 H, semangat keagamaan, kebersamaan, dan pelestarian adat kembali dipertemukan dalam satu tradisi yang terus hidup di tengah masyarakat.










