Limboto, Newsline.id— Menjawab tantangan krisis air bersih akibat kekeringan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo bergerak cepat di garis terdepan. Lewat aksi responsif yang berkelanjutan, PMI telah menyalurkan sebanyak 265.000 liter air bersih untuk menjaga asa dan kelangsungan hidup masyarakat terdampak.
Aksi kemanusiaan ini telah dirasakan langsung manfaatnya oleh 5.924 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 18.289 jiwa di berbagai penjuru Kabupaten Gorontalo. Bagi warga, setiap tetes air yang hadir bukan sekadar bantuan material, melainkan penyambung nadi kehidupan untuk kebutuhan domestik dan sanitasi harian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komitmen PMI tidak berhenti pada angka tersebut. Bersama PMI Provinsi Gorontalo, penyaluran armada air bersih terus dikerahkan secara masif ke titik-titik krusial sesuai hasil pemetaan kebutuhan di lapangan.
Ketua PMI Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Y. Usira, menegaskan kesiapan penuh lembaganya untuk terus mendampingi masyarakat selama masa sulit ini.
“Kami memastikan pelayanan ini terus berjalan tanpa henti. Selama ada warga yang membutuhkan, PMI Kabupaten Gorontalo akan selalu hadir paling depan untuk mengalirkan harapan dan bantuan,” ujar Zulfikar tegas.
Ia menambahkan bahwa efektivitas penanganan kekeringan ini lahir dari kolaborasi solid dan manajemen krisis yang terukur. Koordinasi intensif terus dilakukan agar penanganan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
Dukungan penuh dari PMI Provinsi Gorontalo turut memperkuat jangkauan serta daya respons relawan di lapangan. Sinergi ini mempertegas peran PMI sebagai lembaga kemanusiaan yang tangguh, terpercaya, dan senantiasa hadir membawa solusi nyata di tengah masyarakat.










