Menolak Lupa Peristiwa September 2023,HMI Tegaskan Pemerintah Diminta Jangan Tutup Mata

Monday, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POHUWATO — Bertepatan dengan masuknya bulan September 2026, Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Pohuwato kembali mengingatkan pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pohuwato untuk tidak tinggal diam terhadap berbagai persoalan yang menyentuh kepentingan masyarakat.

 

Momentum September kembali membawa ingatan masyarakat pada peristiwa kelam yang terjadi pada September 2023. Peristiwa tersebut, menurut Bidang PTKP HMI Cabang Pohuwato, harus menjadi catatan penting sekaligus bahan evaluasi agar berbagai persoalan masyarakat tidak kembali dibiarkan hingga berkembang menjadi konflik.

ADVERTISEMENT

website

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bidang PTKP HMI Cabang Pohuwato, Abd. Rajak Dunda, mengatakan bahwa tiga tahun setelah peristiwa September 2023, masih terdapat berbagai persoalan kerakyatan yang membutuhkan perhatian serius, khususnya menyangkut isu pertambangan, pertanian, lingkungan hidup, ekonomi masyarakat dan persoalan sosial lainnya.

 

“Bertepatan dengan bulan September ini, kita kembali diingatkan pada peristiwa yang pernah terjadi pada September 2023. Ini harus menjadi momentum bagi pemerintah dan DPRD untuk melakukan evaluasi. Jangan sampai persoalan rakyat kembali dibiarkan tanpa penyelesaian,” ujar Abd. Rajak Dunda.

 

Menurutnya, persoalan pertambangan di Pohuwato membutuhkan perhatian serius, bukan hanya dari sisi investasi dan ekonomi daerah, tetapi juga terkait kepentingan masyarakat, lingkungan, serta keberlanjutan kehidupan warga yang berada di sekitar wilayah pertambangan.

 

Selain sektor pertambangan, pertanian juga harus menjadi perhatian pemerintah. Masyarakat petani masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan harga hasil pertanian, pupuk, sarana produksi, akses pasar hingga kepastian terhadap keberlangsungan usaha mereka.

 

“Pohuwato bukan hanya tentang pertambangan. Ada petani dan masyarakat kecil yang menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian. Mereka juga membutuhkan perhatian dan keberpihakan pemerintah,” katanya.

 

Abd. Rajak Dunda juga menyoroti peran DPRD Kabupaten Pohuwato sebagai lembaga representasi masyarakat. Menurutnya, DPRD harus lebih aktif menggunakan fungsi pengawasan untuk memastikan persoalan yang disampaikan masyarakat tidak berhenti pada ruang-ruang pertemuan atau sekadar menjadi bahan pemberitaan.

 

“Pemerintah dan DPRD jangan menunggu persoalan menjadi besar baru kemudian turun tangan. Aspirasi masyarakat harus didengar sejak awal dan dicari jalan keluarnya secara terbuka,” tegasnya.

 

HMI Cabang Pohuwato berharap momentum September 2026 tidak hanya menjadi bulan untuk mengenang peristiwa masa lalu, tetapi menjadi momentum memperbaiki pola komunikasi antara pemerintah, DPRD dan masyarakat.

 

Menurut Abd. Rajak, penyelesaian persoalan rakyat membutuhkan keterbukaan, keberanian mengambil keputusan dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

 

“Jangan biarkan September 2023 hanya menjadi catatan sejarah. Jadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar pemerintah dan DPRD lebih responsif terhadap persoalan rakyat. Kami tidak menginginkan konflik kembali terjadi. Yang kami inginkan adalah pemerintah hadir, masyarakat didengar, dan persoalan diselesaikan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD
Diduga Jadi Pengumpul Atensi PETI Taluditi, Nama Oknum Intel Kodam Palu Kevin Mencuat
Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Zulfikar Serukan Persatuan dan Gotong Royong Bangun Kabupaten Gorontalo
SiPaTerJam Diluncurkan: Ketika Pelayanan Jaminan Kesehatan Tak Lagi Dimulai dari Antrean
Kadisdikbud Jurni Biahimo Konsolidasikan 19 Korwil, Perkuat Tata Kelola Pendidikan
Kemenag Kabgor Terbitkan 64 Buku Nikah, Isbat Nikah Terpadu Permudah Warga Dapat Kepastian Hukum
Jurni Biahimo: Guru PPPK Kabupaten Gorontalo Akan Digaji Pusat Mulai Januari 2027
Gelar Evaluasi Mutu Puskesmas, Dinkes Kabupaten Gorontalo Perkuat Kualitas dan Keselamatan Pelayanan

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 15:04 WITA

Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD

Thursday, 1 October 2026 - 12:37 WITA

Diduga Jadi Pengumpul Atensi PETI Taluditi, Nama Oknum Intel Kodam Palu Kevin Mencuat

Thursday, 1 October 2026 - 12:09 WITA

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Zulfikar Serukan Persatuan dan Gotong Royong Bangun Kabupaten Gorontalo

Thursday, 1 October 2026 - 08:38 WITA

SiPaTerJam Diluncurkan: Ketika Pelayanan Jaminan Kesehatan Tak Lagi Dimulai dari Antrean

Wednesday, 30 September 2026 - 09:28 WITA

Kemenag Kabgor Terbitkan 64 Buku Nikah, Isbat Nikah Terpadu Permudah Warga Dapat Kepastian Hukum

Berita Terbaru

Kab. Gorontalo

Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD

Thursday, 1 Oct 2026 - 15:04 WITA