Gorontalo, newsline id— Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga melalui karya dan kreativitas generasi muda. Pesan itu mengemuka dalam Closing Ceremony Karnaval Pemuda 2026 di Lapangan Otiola, Desa Botubolowe, Kecamatan Dungaliyo, Rabu (19/8/2026) malam.
Ribuan masyarakat memadati lokasi kegiatan yang menjadi salah satu agenda pariwisata Kabupaten Gorontalo tersebut. Beragam kreasi pemuda dari sejumlah desa tampil memeriahkan puncak rangkaian Karnaval Pemuda 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah kemeriahan itu, perhatian juga tertuju pada kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira yang turut menyerahkan trofi kepada para pemenang. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung di hadapan masyarakat sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras, kreativitas dan semangat berkompetisi para pemuda.
Zulfikar menilai Karnaval Pemuda bukan sekadar hiburan, melainkan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengambil bagian dalam mengisi kemerdekaan.
“Merayakan kemerdekaan tidak cukup hanya dengan upacara. Kita harus mengisinya dengan karya, kreativitas, dan kegiatan positif seperti karnaval ini,” ujar Zulfikar.
Menurutnya, kreativitas pemuda harus terus diberi ruang karena menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun daerah. Karena itu, ia mendorong agar Karnaval Pemuda terus dikembangkan dengan konsep yang semakin menarik dan melibatkan lebih banyak generasi muda.
“Pemuda adalah motor penggerak. Kalau mereka aktif berkarya, maka daerah kita juga akan maju. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan skalanya semakin besar setiap tahun,” katanya.
Zulfikar juga melihat Karnaval Pemuda memiliki nilai strategis bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Gorontalo. Menurut dia, kreativitas masyarakat yang dikemas dalam sebuah agenda daerah dapat menjadi daya tarik sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemuda, pemerintah desa, panitia, masyarakat dan seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
Bagi Zulfikar, semarak Karnaval Pemuda 2026 menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari desa. Kreativitas yang ditampilkan para pemuda, kata dia, harus dipandang sebagai modal sosial untuk membawa Kabupaten Gorontalo semakin maju.
Kemeriahan malam penutupan semakin lengkap dengan kehadiran unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan hiburan rakyat dan foto bersama peserta serta panitia










