DUNGALIYO, newsline id— Karnaval Pemuda ke-8 Tahun 2026 di Desa Botubulowe, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, berlangsung semarak. Tak sekadar menghadirkan hiburan, rangkaian kegiatan ini juga menjadi momentum mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus saat melepas peserta jalan sehat yang menjadi bagian dari rangkaian Karnaval Pemuda ke-8, Minggu (16/8/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tonny menilai olahraga bersama memiliki manfaat lebih luas dari sekadar menjaga kebugaran tubuh. Aktivitas tersebut juga menjadi ruang perjumpaan masyarakat untuk membangun komunikasi, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat gotong royong.
“Jalan sehat ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan solidaritas masyarakat. Saya berharap semangat seperti ini terus dipelihara,” ujar Tonny.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan positif seperti Karnaval Pemuda menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga menyangkut kualitas kehidupan sosial dan kesehatan masyarakat.
“Generasi muda harus menjadi penggerak kegiatan-kegiatan positif. Dari kegiatan seperti ini kita membangun masyarakat yang sehat, kompak, produktif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” katanya.
Jalan sehat mengambil titik start dan finis di Bumi Perkemahan Karnaval Pemuda Desa Botubulowe. Antusiasme masyarakat terlihat dari keikutsertaan warga yang mengikuti kegiatan sejak pagi.
Menariknya, kegiatan olahraga tersebut dipadukan dengan berbagai layanan sosial dan kesehatan. Panitia menghadirkan Cek Kesehatan Gratis (CKG), donor darah, serta Cipta Kuliner yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan senam bersama. Perpaduan olahraga, layanan kesehatan, kreativitas pemuda, dan aktivitas ekonomi masyarakat membuat Karnaval Pemuda ke-8 tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga ruang pemberdayaan masyarakat.
Tonny mengapresiasi pemuda dan seluruh panitia yang telah mengemas kegiatan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Menurutnya, kreativitas pemuda harus terus diarahkan menjadi kekuatan sosial yang mampu memberikan manfaat nyata bagi daerah.
“Kegiatan seperti ini harus terus dikembangkan. Pemuda bukan hanya sebagai peserta, tetapi harus tampil sebagai penggerak dan pelopor kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.
Karnaval Pemuda ke-8 pun menjadi gambaran bahwa semangat kebersamaan dapat tumbuh melalui kegiatan sederhana, ketika olahraga, kesehatan, kreativitas, dan partisipasi masyarakat dipadukan dalam satu ruang kebersamaan.










