GORONTALO, Newsline.id– Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui penyaluran 971 voucher bahan bakar minyak (BBM) gratis kepada para pengemudi bentor. Program yang menjadi salah satu bentuk perhatian langsung kepada sektor transportasi rakyat itu diserahkan di Gedung Kasmat Lahay, Rabu (17/6/2026).
Penyerahan voucher dilakukan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) XVII yang akan menghadirkan ribuan peserta dan pengunjung di Gorontalo. Pemerintah daerah menilai momentum tersebut harus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, termasuk para pengemudi bentor yang menjadi bagian penting dalam layanan transportasi lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Bupati Gorontalo Tonny Junus mengatakan, bantuan BBM ini merupakan bentuk dukungan pemerintah agar para pengemudi bentor memiliki kesiapan operasional saat aktivitas masyarakat meningkat selama Penas berlangsung.
“Pesan Bupati Sofyan Puhi, sebelum Penas dimulai voucher ini harus sudah dimanfaatkan. Kami ingin bantuan ini menjadi modal awal bagi para pengemudi bentor sehingga mereka dapat melayani masyarakat dan tamu yang datang dengan lebih optimal,” ujar Tonny.
Setiap penerima memperoleh voucher senilai Rp250 ribu yang dapat digunakan untuk pembelian Pertalite di delapan SPBU yang telah ditunjuk pemerintah daerah. Dengan asumsi harga Pertalite Rp10 ribu per liter, setiap bentor mendapatkan alokasi setara 25 liter BBM.
Tonny menegaskan, program tersebut tidak diberikan secara sembarangan. Seluruh penerima telah melalui proses verifikasi Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo, mulai dari kelengkapan dokumen kendaraan hingga kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Menurutnya, langkah ini sekaligus menjadi upaya pemerintah mendorong tertib administrasi dan meningkatkan profesionalisme pengemudi bentor sebagai salah satu moda transportasi andalan masyarakat.
Saat ini program masih difokuskan pada wilayah Kecamatan Limboto, Limboto Barat, dan Telaga yang menjadi kawasan utama aktivitas menjelang dan selama pelaksanaan Penas XVII.
Kebijakan tersebut menjadi bukti nyata keberpihakan Pemerintah Kabupaten Gorontalo terhadap pelaku usaha mikro dan pekerja sektor informal. Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, bantuan langsung seperti voucher BBM dinilai mampu menjaga produktivitas sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah.










