Limboto, Newsline. Id— Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira memastikan proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026 tetap berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan, meski penyampaian KUA-PPAS Perubahan mengalami keterlambatan.
Hal itu disampaikan Zulfikar usai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Gorontalo dalam rangka penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Rabu (26/8/2026).
Menurut Zulfikar, setelah nota kesepakatan ditandatangani, Pemerintah Kabupaten Gorontalo dijadwalkan menyampaikan dokumen Rancangan APBD Perubahan (R-APBD-P) kepada DPRD pada Senin (31/8/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Insyaallah masuk hari Senin. Hari Selasa akan kami paripurnakan karena tahapan sudah ditetapkan melalui Banmus,” ujar Zulfikar.
Ia menjelaskan, DPRD telah menetapkan agenda pembahasan melalui Badan Musyawarah (Banmus). Paripurna tingkat I APBD Perubahan dijadwalkan berlangsung Selasa (1/9/2026), kemudian dilanjutkan dengan pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
DPRD Kabupaten Gorontalo menargetkan seluruh proses pembahasan dapat dirampungkan sehingga pengesahan APBD Perubahan 2026 dilakukan pada minggu pertama atau paling lambat minggu kedua September.
Zulfikar menegaskan, percepatan pembahasan tetap akan dilakukan dengan memperhatikan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. DPRD, kata dia, ingin memastikan perubahan anggaran dapat segera ditetapkan sehingga program dan kegiatan pemerintah daerah tidak mengalami hambatan.
“Yang terpenting seluruh tahapan tetap berjalan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan,” katanya.
Ia berharap, setelah APBD Perubahan disahkan, pemerintah daerah dapat segera mengoptimalkan pelaksanaan program yang telah disesuaikan dengan kondisi fiskal dan kebutuhan masyarakat.
“DPRD tentu berharap proses ini berjalan lancar, tepat waktu, dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo,” tandasnya.










