Kabgor, Newsline.id– Luapan Sungai Moluupo akibat tingginya intensitas hujan menyebabkan banjir di wilayah Kelurahan Tenilo, Kecamatan Limboto, pada Rabu malam. Air yang meluap ke permukiman warga mengakibatkan sejumlah rumah terendam, termasuk rumah milik Saidi Mouko (92), seorang warga lanjut usia yang terdampak langsung dalam peristiwa tersebut.
Di tengah kondisi darurat itu, aparat kelurahan tidak tinggal diam. Para Kepala Lingkungan turun langsung ke lokasi membantu warga terdampak, terutama kelompok rentan seperti lansia, guna memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi kemanusiaan ini dipimpin Sekretaris Kelurahan Tenilo, Yanti U. Detuage, yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Meski berdomisili di Kecamatan Tabongo, Yanti tetap hadir di lokasi saat banjir terjadi pada tengah malam untuk ikut membantu penanganan warga terdampak.
Bersama unsur Kepala Lingkungan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, Yanti mengoordinasikan langkah cepat di lapangan, mulai dari pemantauan rumah warga, pendampingan masyarakat terdampak, hingga memastikan warga lanjut usia dan keluarga yang rumahnya terendam mendapat perhatian segera.
“Dalam situasi seperti ini, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi hal penting. Kami berupaya memastikan warga, terutama lansia dan kelompok rentan, tidak menghadapi keadaan ini sendirian,” ujar Yanti.
Respons cepat jajaran Kelurahan Tenilo mendapat apresiasi masyarakat. Kepedulian yang ditunjukkan menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan nilai kemanusiaan tetap menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana.
Pasca banjir, perhatian pemerintah terus berlanjut. Pada Kamis pagi, sehari setelah kejadian banjir Rabu malam, Lurah Tenilo bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo guna mendorong percepatan penanganan dampak banjir.
Langkah tersebut ditunjukkan melalui pertemuan langsung dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, yang turut didampingi anggota DPRD Kabupaten Gorontalo. Usai koordinasi, rombongan langsung turun ke lapangan meninjau kondisi wilayah terdampak bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo untuk melihat penyebab utama banjir akibat luapan Sungai Moluupo.
Peninjauan difokuskan pada kondisi alur sungai yang mengalami sejumlah persoalan teknis, seperti penyumbatan aliran, pendangkalan sungai, dan beberapa titik rawan luapan air yang berpotensi memperparah banjir saat hujan deras.
Sekretaris Kelurahan Tenilo, Yanti U. Detuage, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Lurah Tenilo dalam membangun koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo pascakejadian banjir.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Lurah Tenilo. Setelah kejadian Rabu malam, Kamis pagi beliau langsung bergerak melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, bertemu Sekda didampingi anggota dewan, kemudian turun langsung ke lapangan mendampingi Kepala Dinas PUPR. Langkah cepat ini menunjukkan keseriusan pemerintah kelurahan dalam memperjuangkan penanganan banjir bagi masyarakat Tenilo,” ujar Yanti.
Kolaborasi antara masyarakat, aparat kelurahan, DPRD, dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo menjadi gambaran nyata bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada masa tanggap darurat, tetapi berlanjut pada langkah konkret pemulihan dan pencegahan demi keselamatan masyarakat di masa mendatang.










