LIMBOTO BARAT, Newlline ,Id – Komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi 4 Pilar Anggota DPR RI Dapil Gorontalo, Rachmat Gobel, yang dihadiri langsung Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, di Kecamatan Limboto Barat, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan itu dirangkaikan dengan peluncuran platform digital SIDDIK yang terintegrasi dengan SIMKOPDES. Hadir pula pengurus, pengawas, dan anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kecamatan Limboto dan Limboto Barat.
Dalam pemaparannya, Rachmat Gobel menekankan bahwa penguatan ekonomi desa harus bertumpu pada nilai-nilai kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama pembangunan yang berkeadilan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Sofyan Puhi menegaskan, sinergi pusat dan daerah menjadi faktor penentu dalam mempercepat pembangunan, terutama dalam memperkuat koperasi sebagai tulang punggung ekonomi desa.
“Reses ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyatukan gagasan dan melahirkan solusi konkret bagi kemajuan daerah,” ujarnya.
Sofyan juga memaparkan capaian program KDKMP yang terus menunjukkan tren positif. Dari target 205 unit, sebanyak 55 gerai telah memasuki tahap pembangunan, dengan lima unit di antaranya telah rampung 100 persen.
Secara keseluruhan, progres fisik pembangunan telah mencapai 25,8 persen, mencerminkan percepatan nyata di lapangan. Kehadiran gerai koperasi desa tersebut, lanjut Sofyan, tidak hanya menjadi simbol pembangunan, tetapi juga sebagai pusat distribusi logistik yang memperkuat ekonomi masyarakat
“Gerai ini akan memutus rantai distribusi yang panjang, sehingga manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan oleh masyarakat desa,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada sektor ekonomi, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga terus mengakselerasi program sosial. Hingga saat ini, program gizi telah menjangkau lebih dari 52 ribu penerima manfaat di berbagai wilayah.
Pada kesempatan yang sama, diluncurkan platform SIDDIK yang telah terintegrasi dengan sistem nasional SIMKOPDES. Platform ini memungkinkan pengelolaan data koperasi secara transparan, akuntabel, dan real-time.
Menurut Sofyan, inovasi tersebut merupakan lompatan besar dalam digitalisasi koperasi yang dibangun secara mandiri oleh daerah.
“Kabupaten Gorontalo menjadi daerah pertama yang berhasil terhubung dengan dashboard nasional. Ini membuktikan bahwa inovasi daerah mampu bersaing di tingkat nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Rachmat Gobel memberikan apresiasi atas langkah progresif tersebut. Ia menilai, digitalisasi koperasi melalui SIDDIK merupakan terobosan penting dalam memperkuat daya saing ekonomi desa.
“Ini bukan hanya inovasi, tetapi bukti bahwa daerah mampu menjadi pelopor dalam transformasi koperasi berbasis digital,” kata Gobel.
Kegiatan reses ditutup dengan peninjauan Gerai KDKMP Yosonegoro yang telah rampung, sebagai simbol nyata penguatan ekonomi desa berbasis koperasi di Kabupaten Gorontalo.










