BOALEMO, newsline.id — Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Eka Putra Noho, turun langsung menemui massa aksi dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Boalemo yang menggelar demonstrasi di halaman kantor DPRD, Kamis (27/11/2025). Aksi tersebut berlangsung tertib dengan penyampaian sejumlah tuntutan melalui orasi.
Massa aksi menegaskan permintaan agar DPRD Boalemo mendukung proses hukum yang saat ini tengah berjalan. Selain itu, mereka meminta agar anggota DPRD yang terpilih tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Eka Putra Noho menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada mahasiswa serta masyarakat yang datang menyuarakan pendapat. Ia menuturkan bahwa pihaknya terbuka menerima kritik dan tuntutan yang disampaikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mungkin ini sudah kesekian kalinya kami menerima adik-adik dengan tuntutan yang sama. Kenapa kami harus menerima? Karena kami wakil rakyat, dan rakyat adalah tuan kami,” ujar Eka di hadapan massa aksi.
Ia menegaskan bahwa DPRD Boalemo tidak akan melakukan intervensi terhadap Kejaksaan, termasuk dalam proses hukum yang tengah berjalan.
“DPRD Boalemo tidak mau mengatur Kejaksaan. Mereka bekerja dengan teliti dan baik. Kami mendukung apa yang dilakukan Kejaksaan dan tidak ingin terjadi ketersinggungan antara DPRD dan Kejaksaan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Eka juga menjelaskan bahwa DPRD baru saja menyelesaikan pembahasan APBD Tahun 2026, dengan fokus pada program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke wilayah pelosok Boalemo.
“Kami berpikir bagaimana APBD ini bisa dirasakan rakyat di seluruh pelosok Kabupaten Boalemo,” ujarnya.
Menutup penyampaiannya, Eka Putra Noho menegaskan komitmennya terhadap integritas dan tanggung jawab sebagai pimpinan DPRD.
“Saya katakanlah, hari ini saya diberikan dua nyawa, maka saya akan sumbangkan kepada daerah ini. Jika saya tersandung masalah hukum, maka saya siap bertanggung jawab,” tegasnya. (*)










