Newsline.id – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo menggelar Apel Deklarasi Zero Halinar sebagai bentuk komitmen memperkuat integritas serta memastikan lingkungan hunian bebas dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala LPKA Kelas II Gorontalo, Hasna Katili, menegaskan bahwa deklarasi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen nyata yang harus dijalankan oleh seluruh petugas dan warga binaan.
“Ini adalah komitmen penuh kita bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, kondusif, aman, dan tertib,” ujar Hasna di Gorontalo, Senin, (20/4/2026)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, terdapat tiga poin utama dalam komitmen Zero Halinar. Pertama, pemberantasan handphone ilegal agar tidak ada lagi perangkat komunikasi yang diselundupkan ke dalam blok hunian.
Kedua, memastikan tidak adanya pungutan liar (pungli). Seluruh layanan di LPKA, mulai dari kunjungan hingga pengurusan remisi dan integrasi, dipastikan gratis.
Ketiga, terkait narkoba, Hasna menegaskan bahwa LPKA harus menjadi benteng dalam melawan peredaran gelap narkotika, bukan justru menjadi tempat pengendaliannya.
“Kepada seluruh petugas, saya minta integritas tinggi. Jaga profesionalisme dan jangan pernah bermain-main dengan Halinar,” tegasnya.
Selain itu, Hasna juga mengimbau kepada seluruh warga binaan untuk mematuhi aturan yang berlaku demi kelancaran proses pembinaan. Menurutnya, lingkungan yang aman dan nyaman sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembinaan.
Ia berharap, melalui deklarasi ini, LPKA Gorontalo dapat menjadi tempat pembinaan yang bersih dari pelanggaran serta mampu mencetak generasi yang lebih baik.











