Warga Tutup Akses Tambang di Desa Persatuan, Protes Masuknya Excavator

Monday, 1 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


‎‎POHUWATO, newsline.id – Akses menuju lokasi tambang emas di Dusun III, Desa Persatuan, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, ditutup oleh seorang warga bernama Sahmar Lahasan alias Ichsan, Senin (1/6).

‎Penutupan akses dilakukan dengan memasang palang sederhana dari batang kayu dan ranting pohon yang melintang di jalan menuju lokasi tambang. Pada palang tersebut juga terpasang tulisan bertuliskan “Jalan Akses Tambang Ini Ditutup”.

‎Menurut Ichsan, penutupan akses dilakukan sebagai bentuk protes terhadap masuknya alat berat jenis excavator di lokasi yang selama ini menjadi tempat masyarakat melakukan aktivitas penambangan secara tradisional.

‎“Dari dulu masyarakat kerja dan cari makan di lokasi itu secara manual. Sekarang alat berat sudah masuk dan lokasi yang biasa digarap warga mulai berubah. Itu yang membuat banyak penambang keberatan,” kata Ichsan.

‎Ia mengaku khawatir keberadaan excavator akan berdampak pada mata pencaharian masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas penambangan tradisional.

‎“Kalau alat berat terus bekerja, masyarakat kecil yang selama ini cari makan di situ mau kerja di mana lagi. Banyak keluarga yang bergantung dari lokasi itu,” ujarnya.

‎Selain mempersoalkan aktivitas excavator, Ichsan juga menyoroti informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan adanya transaksi lokasi tambang yang disebut melibatkan seorang oknum PNS dengan pemodal alat berat.

‎“Yang menjadi pertanyaan masyarakat, bagaimana bisa lokasi yang selama ini digarap warga tiba-tiba disebut sudah berpindah tangan. Itu yang membuat masyarakat kecewa dan meminta penjelasan,” katanya.

‎Menurut Ichsan, penutupan akses dilakukan untuk menarik perhatian pemerintah dan instansi terkait agar turun langsung ke lapangan melihat kondisi yang terjadi.

‎“Kami tidak mau ada konflik. Kami hanya meminta pemerintah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait turun melihat langsung keadaan di lokasi serta memberikan kejelasan kepada masyarakat,” tambahnya.

‎Masyarakat berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian agar tidak menimbulkan ketegangan berkepanjangan di tengah warga Desa Persatuan.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Persatuan maupun pihak pengelola excavator terkait penutupan akses tambang dan keluhan warga atas aktivitas alat berat di lokasi tersebut. (Yusran)

Berita Terkait

Komitmen Berantas PETI, Satreskrim Pohuwato Kembali Lakukan Penindakan
Polisi diminta Usut Pemilik Alat Berat Peti Sambati
Polres Pohuwato Limpahkan Dua Tersangka Kasus PETI ke Kejaksaan, Salah Satunya Oknum Kades
URC Satreskrim Polres Boalemo Gelar Patroli Malam Antisipasi Kejahatan Curas dan Sajam
Polres Boalemo Sapu Bersih Tambang Ilegal Sambati, Satu Orang Diamankan
Bupati Sofyan Puhi Serahkan Traktor Roda Empat untuk Petani Hutabohu
Bupati Sofyan Puhi Serahkan 800 Ribu Bibit Kelapa Dalam, Perkuat Fondasi Ekonomi Petani Gorontalo
UPT Imigrasi Pohuwato Jalan, Pengawasan Laut Jadi PR

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 15:15 WITA

Komitmen Berantas PETI, Satreskrim Pohuwato Kembali Lakukan Penindakan

Thursday, 4 June 2026 - 15:12 WITA

Polisi diminta Usut Pemilik Alat Berat Peti Sambati

Thursday, 4 June 2026 - 15:05 WITA

Polres Pohuwato Limpahkan Dua Tersangka Kasus PETI ke Kejaksaan, Salah Satunya Oknum Kades

Monday, 1 June 2026 - 23:20 WITA

Warga Tutup Akses Tambang di Desa Persatuan, Protes Masuknya Excavator

Monday, 1 June 2026 - 21:04 WITA

URC Satreskrim Polres Boalemo Gelar Patroli Malam Antisipasi Kejahatan Curas dan Sajam

Berita Terbaru

Gorontalo

Polisi diminta Usut Pemilik Alat Berat Peti Sambati

Thursday, 4 Jun 2026 - 15:12 WITA