BREAKING NEWS, Orang Tua Siswa Temukan Roti Berjamur dalam Makanan MBG di SDN 7 Marisa

Tuesday, 10 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POHUWATO, newsline.id, – Sebuah kasus mengejutkan terjadi di SDN 7 Marisa, Pohuwato, Gorontalo, di mana orang tua siswa menemukan roti berjamur dalam makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada anak-anak. Penemuan ini memicu kekhawatiran serius tentang keamanan pangan dan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.

Guru Besar Farmakologi dan Farmasi Klinik Fakultas Farmasi UGM, Prof. apt. Zullies Ikawati, Ph.D, menyatakan bahwa roti berjamur dapat mengandung mikotoksin yang berbahaya bagi kesehatan, terutama anak-anak.

“Kejadian seperti ini umumnya berkaitan dengan masalah penyimpanan, distribusi, atau masa simpan yang tidak terkontrol dengan baik,” ujarnya. Di kutip dari https://www.kompas.id/artikel/roti-berjamur-dan-absennya-pusat-racun-nasional-dalam-program-mbg

ADVERTISEMENT

website

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zullies juga menjelaskan bahwa roti berjamur tidak selalu berarti telah melewati tanggal kedaluwarsa, tetapi bisa jadi karena kondisi penyimpanan yang tidak baik, seperti suhu yang terlalu hangat atau lembap. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengawasan kualitas pangan yang ketat, mulai dari produksi hingga distribusi.

*Tanda-tanda Roti Tidak Layak Konsumsi:*

_Bercak jamur berwarna hijau, hitam, putih, atau kebiruan_
_Bau apek atau asam yang tidak biasa_
_Tekstur terlalu lembap atau berlendir_
_Perubahan warna pada permukaan roti_

Kasus ini menjadi perhatian serius dan perlu diinvestigasi lebih lanjut untuk memastikan keamanan makanan anak-anak di sekolah. Pihak terkait diminta untuk melakukan pengawasan kualitas pangan yang lebih ketat dan melakukan pelatihan terkait keamanan pangan bagi pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan sekolah.

*REAKSI ORANG TUA SISWA*

Orang tua siswa di SDN 7 Marisa, Pohuwato, Gorontalo, mengecam keras penemuan roti berjamur dalam makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada anak-anak. “Ini tidak bisa dibiarkan! Anak-anak kita bisa sakit jika memakan makanan seperti ini. Siapa yang bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada mereka?” kata salah satu orang tua siswa dengan nada marah.

“Sebagai orang tua, kami sangat khawatir dengan keamanan makanan anak-anak kami. Kami meminta pihak sekolah dan pemerintah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap penyedia makanan yang tidak bertanggung jawab,” tambah orang tua siswa lainnya.

Pihak sekolah telah berjanji untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memastikan bahwa makanan yang diberikan kepada siswa aman dan sehat. Namun, orang tua siswa masih menuntut jawaban yang jelas tentang siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini dan apa yang akan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Di tempat terpisah awak media menghubungi langsung SPPG MBG Erik Sigit Bangga selaku koordinator wilayah melalui telepon berulang kali namun tidak di respon. Hinggga berita ini terbit masih menunggu komfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Berita Terkait

Oknum Anggota Kevin Diduga Pengumpul Atensi PETI Sebanyak 11 Eksavator Dengan Atensi 30JT Pernit
Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD
Diduga Jadi Pengumpul Atensi PETI Taluditi, Nama Oknum Intel Kodam Palu Kevin Mencuat
Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Zulfikar Serukan Persatuan dan Gotong Royong Bangun Kabupaten Gorontalo
SiPaTerJam Diluncurkan: Ketika Pelayanan Jaminan Kesehatan Tak Lagi Dimulai dari Antrean
Kadisdikbud Jurni Biahimo Konsolidasikan 19 Korwil, Perkuat Tata Kelola Pendidikan
Kemenag Kabgor Terbitkan 64 Buku Nikah, Isbat Nikah Terpadu Permudah Warga Dapat Kepastian Hukum
Jurni Biahimo: Guru PPPK Kabupaten Gorontalo Akan Digaji Pusat Mulai Januari 2027

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 22:26 WITA

Oknum Anggota Kevin Diduga Pengumpul Atensi PETI Sebanyak 11 Eksavator Dengan Atensi 30JT Pernit

Thursday, 1 October 2026 - 15:04 WITA

Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD

Thursday, 1 October 2026 - 12:37 WITA

Diduga Jadi Pengumpul Atensi PETI Taluditi, Nama Oknum Intel Kodam Palu Kevin Mencuat

Thursday, 1 October 2026 - 12:09 WITA

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Zulfikar Serukan Persatuan dan Gotong Royong Bangun Kabupaten Gorontalo

Thursday, 1 October 2026 - 08:38 WITA

SiPaTerJam Diluncurkan: Ketika Pelayanan Jaminan Kesehatan Tak Lagi Dimulai dari Antrean

Berita Terbaru

Kab. Gorontalo

Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD

Thursday, 1 Oct 2026 - 15:04 WITA