Fraksi PDI Perjuangan Minta APBD 2026 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan UMKM

Friday, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOALEMO, newsline.id — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Boalemo menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna yang digelar Jumat, 21 November 2025. Pandangan umum tersebut dibacakan oleh Harijanto Mamangkey selaku juru bicara fraksi.

Dalam penyampaiannya, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Boalemo atas penyampaian nota keuangan dan dokumen Ranperda APBD 2026. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah di tengah tekanan fiskal nasional yang semakin ketat.

Fraksi menyoroti kondisi fiskal tahun 2026 yang diperkirakan mengalami tekanan akibat penurunan signifikan transfer ke daerah, termasuk DBH, DAU, dan DAK. Penurunan ini dinilai akan berdampak pada kapasitas daerah dalam mempertahankan kualitas belanja publik dan pembangunan infrastruktur dasar.

ADVERTISEMENT

website

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fraksi PDI Perjuangan menilai langkah efisiensi yang ditempuh pemerintah daerah merupakan pilihan tepat selama tidak mengurangi layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan layanan sosial. Fraksi juga menekankan pentingnya optimalisasi PAD melalui digitalisasi pajak, pemanfaatan aset daerah, serta pengembangan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Terkait struktur belanja, fraksi meminta agar belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer disusun secara terukur dan berorientasi output. Setiap anggaran diminta diarahkan pada program efektif yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Fraksi pun mencermati defisit sebesar Rp100 juta yang akan ditutupi melalui SILPA tahun sebelumnya dan menilai langkah tersebut masih realistis.

Dalam pandangan umumnya, Fraksi PDI Perjuangan turut menyampaikan sejumlah catatan penting, di antaranya:

  1. Aspirasi reses DPRD yang telah masuk dalam SIPD dan RKPD — seperti UMKM, rumah layak huni, serta bantuan untuk petani dan nelayan — agar memperoleh ruang dalam APBD 2026.
  2. Pemerintah diminta memprioritaskan perbaikan gedung sekolah TK/PAUD, SD, hingga SMP yang kondisinya dinilai memprihatinkan.
  3. TPP pegawai, tenaga medis, perangkat desa, guru PAUD, imam, guru ngaji, pemangku adat, dan insentif dasawisma diharapkan tetap teranggarkan penuh selama 12 bulan.
  4. Penempatan tenaga medis di Desa Tangga Barito dan kawasan Moliulo Km 43 dianggap penting demi menjamin akses layanan kesehatan.
  5. Pemerintah daerah diminta menindaklanjuti serius surat peringatan kedua Kementerian Lingkungan Hidupterkait persoalan lingkungan yang berpotensi memicu banjir di Kecamatan Wonosari.
  6. Pengalokasian anggaran untuk memastikan berfungsinya alat uji KIR di Dinas Perhubungan menjadi perhatian utama fraksi.
  7. Pemerintah diminta tidak bergantung pada dana transfer pusat serta memperbaiki tata kelola BUMD dan BUMDesagar dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

Setelah menyampaikan pandangan umum tersebut, Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menerima Ranperda APBD 2026 untuk dibahas lebih lanjut sesuai tata tertib DPRD.

Rapat paripurna turut dihadiri Bupati Boalemo, pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta undangan lainnya. (*)

Berita Terkait

SPPG 3T Dulamayo Selatan Resmi Berdiri, Siap Serap Hasil Tani Lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis
Kantongi Izin Kemenhub, UPTD KIR Yosonegoro Gelar Simulasi Operasional Sementara
Oknum Anggota Kevin Diduga Pengumpul Atensi PETI Sebanyak 11 Eksavator Dengan Atensi 30JT Pernit
Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD
Diduga Jadi Pengumpul Atensi PETI Taluditi, Nama Oknum Intel Kodam Palu Kevin Mencuat
Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Zulfikar Serukan Persatuan dan Gotong Royong Bangun Kabupaten Gorontalo
SiPaTerJam Diluncurkan: Ketika Pelayanan Jaminan Kesehatan Tak Lagi Dimulai dari Antrean
Kadisdikbud Jurni Biahimo Konsolidasikan 19 Korwil, Perkuat Tata Kelola Pendidikan

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 16:13 WITA

SPPG 3T Dulamayo Selatan Resmi Berdiri, Siap Serap Hasil Tani Lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis

Friday, 2 October 2026 - 15:26 WITA

Kantongi Izin Kemenhub, UPTD KIR Yosonegoro Gelar Simulasi Operasional Sementara

Thursday, 1 October 2026 - 22:26 WITA

Oknum Anggota Kevin Diduga Pengumpul Atensi PETI Sebanyak 11 Eksavator Dengan Atensi 30JT Pernit

Thursday, 1 October 2026 - 12:37 WITA

Diduga Jadi Pengumpul Atensi PETI Taluditi, Nama Oknum Intel Kodam Palu Kevin Mencuat

Thursday, 1 October 2026 - 12:09 WITA

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Zulfikar Serukan Persatuan dan Gotong Royong Bangun Kabupaten Gorontalo

Berita Terbaru

Uncategorized

Ketua DPRD Zulfikar Usira Hadiri Peresmian SPPG 3T di Dulamayo Selatan

Friday, 2 Oct 2026 - 14:33 WITA