BOALEMO — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Boalemo, Frait Danial, mengungkapkan bahwa rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar bersama sejumlah pihak menghasilkan usulan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Mananggu.
“Hasil rapat dengar pendapat hari ini, alhamdulillah Komisi II menghasilkan solusi penambahan kuota BBM di SPBU Mananggu,” ujar Frait usai memimpin rapat, Rabu (11/3/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, usulan tersebut disampaikan oleh pihak Manajer SPBU Mananggu. Dalam usulan itu, kuota Pertalite direncanakan naik dari 16.000 liter menjadi sekitar 24.000 hingga 32.000 liter per hari. Sementara itu, kuota solar diusulkan meningkat dari 8.000 liter menjadi 16.000 liter per hari.
Menurut Frait, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari RDP sebelumnya yang digelar pada 24 Februari 2026. Pada rapat itu, Komisi II menerima berbagai aduan masyarakat terkait distribusi serta dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Boalemo.
Ia menegaskan, Komisi II DPRD Boalemo akan terus mendorong pihak-pihak terkait agar usulan penambahan kuota tersebut dapat segera direalisasikan. Hal ini dinilai penting guna memastikan distribusi BBM bersubsidi di Kecamatan Mananggu berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
“Harapannya, dengan adanya penambahan kuota ini, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan persoalan distribusi BBM bersubsidi bisa teratasi dengan baik,” pungkasnya.











