Lewat Ecokey, Siswa SD Inpres Sinoa Bantaeng Diajak Sulap Tutup Botol Jadi Gantungan Kunci

Tuesday, 11 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANTAENG, Newsline,id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 mengajak siswa SD Inpres Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, memanfaatkan limbah tutup botol plastik menjadi barang yang memiliki nilai guna.

Kegiatan tersebut dikemas melalui program kerja individu bertajuk “Ecokey: Pemanfaatan Tutup Botol Plastik Menjadi Gantungan Kunci” yang digagas Moh. Aryansyah Rizqullah Daenunu atau akrab disapa Arde.

ADVERTISEMENT

website

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Ecokey dirancang sebagai bentuk edukasi lingkungan berbasis kreativitas untuk menumbuhkan kesadaran siswa sekolah dasar dalam mengurangi dan mengolah limbah plastik sejak dini.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para siswa diajak mengubah cara pandang terhadap sampah plastik, khususnya tutup botol yang selama ini kerap dibuang begitu saja.

Melalui kegiatan tersebut, tutup botol plastik diperkenalkan bukan sekadar sebagai limbah, tetapi juga sebagai bahan yang dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna dan estetika.

Sebelum praktik, mahasiswa KKN memberikan pemahaman kepada siswa mengenai dampak penumpukan sampah plastik terhadap lingkungan dan ekosistem.

Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung. Para siswa diajarkan tahapan pemanfaatan tutup botol bekas, mulai dari memilah dan membersihkan bahan hingga mengolahnya menjadi gantungan kunci yang siap digunakan.

Antusiasme terlihat ketika para siswa berhasil menghasilkan karya dari bahan yang sebelumnya dianggap sebagai sampah.

Pihak sekolah dan jajaran guru SD Inpres Sinoa pun menyambut positif kegiatan tersebut. Program Ecokey dinilai menjadi salah satu bentuk pembelajaran kreatif yang dapat menggabungkan edukasi lingkungan dengan aktivitas keterampilan.

Arde mengatakan, program tersebut tidak hanya bertujuan menghasilkan produk kerajinan, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan.

“Tujuan dari Program Ecokey ini adalah menyuguhkan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan melalui konsep 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle,” ujar Arde.

Ia berharap, melalui program kerja individu tersebut, kebiasaan memilah dan memanfaatkan kembali limbah plastik dapat terus diterapkan para siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Kegiatan Ecokey sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Unhas dalam mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, kreatif, dan berkelanjutan di Kabupaten Bantaeng.

Berita Terkait

Kadis Kominfo Turun Tangan, Pemulihan SMP 1 Tilango Pascabencana Dikebut
“Cek Sekarang! Pengumuman Administrasi Beasiswa Unggulan Sudah Keluar”
Tak Hanya Bangunan, Revitalisasi SLBN Slawi Bawa Berkah Ekonomi bagi Warga”
Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu bagi Semua
Sri Mulyani, Guru, dan Isu “Beban Negara”: Hoaks yang Bikin Heboh
PB PGRI dan Education International Kunjungi Kabupaten Gorontalo, Bahas Transformasi Guru di Era Digital
Kurikulum Cinta, Principle of Identity, dan Ukhuwah Makhlukiyah
Agenda Konferensi, PGRI Kabupaten Gorontalo Roadshow di 19 Cabang

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 21:31 WITA

Lewat Ecokey, Siswa SD Inpres Sinoa Bantaeng Diajak Sulap Tutup Botol Jadi Gantungan Kunci

Wednesday, 3 September 2025 - 16:09 WITA

Kadis Kominfo Turun Tangan, Pemulihan SMP 1 Tilango Pascabencana Dikebut

Tuesday, 26 August 2025 - 17:42 WITA

“Cek Sekarang! Pengumuman Administrasi Beasiswa Unggulan Sudah Keluar”

Wednesday, 20 August 2025 - 21:46 WITA

Tak Hanya Bangunan, Revitalisasi SLBN Slawi Bawa Berkah Ekonomi bagi Warga”

Wednesday, 20 August 2025 - 21:13 WITA

Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu bagi Semua

Berita Terbaru

Gorontalo

Mahmud Bobihu Dorong Percepatan Isbat Wakaf di Enam Kabupaten/Kota

Tuesday, 11 Aug 2026 - 14:52 WITA