GORONTALO, newsline.id — MTsN 1 Kota Gorontalo menjadi satu-satunya sekolah madrasah yang berpartisipasi dalam ajang basket 5 on 5 MIS Cup yang digelar di Minahasa Utara. Dalam kompetisi tersebut, MTsN 1 Kota Gorontalo menurunkan dua tim, yakni tim putra dan tim putri.
Keikutsertaan MTsN 1 Kota Gorontalo dalam event ini menjadi sorotan karena mampu bersaing dengan berbagai sekolah umum yang memiliki pengalaman di dunia basket. Hasilnya, kedua tim berhasil menunjukkan performa yang membanggakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kategori putri, MTsN 1 Kota Gorontalo tampil impresif sejak babak awal. Mereka berhasil mengalahkan Spendu Bitung dan SMP Amurang, sehingga melaju ke babak semifinal. Di semifinal, tim putri kembali menunjukkan dominasi dengan mengalahkan SMP Eben Haezar 1 dan memastikan tempat di babak final.
Di partai puncak, tim putri harus menghadapi tuan rumah, SMP MIS. Meski telah berjuang maksimal, MTsN 1 Kota Gorontalo harus puas sebagai runner-up. Prestasi ini sekaligus menjadikan mereka sebagai perwakilan Kota Gorontalo dalam kategori putri.
Sementara itu, tim putra juga menampilkan perjuangan yang tidak kalah sengit. Pada pertandingan pertama, mereka langsung berhadapan dengan SMP Pax Christi dalam laga ketat yang bahkan harus dilanjutkan hingga overtime sampai lima quarter. MTsN berhasil keluar sebagai pemenang.
Di pertandingan berikutnya, tim putra menghadapi juara bertahan, SMP Unklab. Laga berlangsung sangat sengit hingga harus melalui dua kali overtime sebelum akhirnya dimenangkan oleh MTsN.
Memasuki babak semifinal, MTsN harus berhadapan dengan tim kuat SMP SCK Manado. Namun, langkah mereka terhenti di fase ini dan harus puas meraih posisi second runner-up atau peringkat ketiga.
Pelatih tim, Coach Anto, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para atlet. Ia menilai hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim serta dukungan berbagai pihak.
“Ini suatu pencapaian yang luar biasa dari tim basket MTsN 1 Kota Gorontalo. Saya sangat bangga. Semua usaha ini datang dari dukungan sekolah dan juga orang tua atlet yang sangat berperan besar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa persiapan tim dilakukan melalui latihan terpusat yang intens. Meski pelatih berperan besar dalam pembinaan, keberhasilan di lapangan menurutnya merupakan hasil perjuangan para pemain.
“Kami sudah lakukan yang terbaik. Dalam latihan saya berperan sekitar 80 persen, tetapi saat pertandingan semua itu datang dari usaha anak-anak yang luar biasa. Ke depan, tentunya akan ada kejutan berikutnya yang akan kami siapkan,” tambahnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sekolah madrasah juga mampu bersaing dan berprestasi di ajang olahraga tingkat regional, sekaligus membawa nama baik Kota Gorontalo di kancah kompetisi basket pelajar. (Red)











