Operasi Penangkapan Eksavator Di Alamotu Di Tungangi oleh Perusahaan PGP

Monday, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POHUWATO, newsline.id, — Operasi penangkapan alat berat di Alamotu Minggu, 19 April 2024 Diduga atas perintah Perusahaan Pani Gold Projek (PGP).

 

Berdasarkan pantauan awak media terdapat 6 orang personil Intrelkam Polres Pohuwato yang dibantu oleh Pengamanan Perusahaan PGP Mendatangi pemilik lokasi.

ADVERTISEMENT

website

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Hasna pemilik lokasi Penangkapan itu dilakukan dengan tidak menjamin penutupan terhadap dirinya sendiri.

 

“Saya ini baru masuk semalam, tadi baru bekerja 2 jam dorang datang suruh turun, padahal saya naik itu sudah komunikasi sama pihak perusahaan kalau bisa menaikkan alat, kata mereka bisa kase nae saja, tiba-tiba dorong (mereka) jadi datang ba tangkap,” Jelasnya.

 

“Sebelum di bawah alatnya saya mereka (Polres), bilang “kase kamari p torang itu isi lo karpet yang ada siram supaya ti ibu jadi mo aman” Ungkapnya lagi.

 

“terus alat saya itu tidak ada operatornya dan kunci alatnya di bawah, tidak tau saya liat dorang jadi angka utama itu Eksavator katanya untuk menyelidiki” jelas ibu itu.

 

Setelah di telusuri alat tersebut di ambil menggunakan kunci alat pihak perusahaan.

 

” kan alat saya itu Hyunday jadi semua kunci sama, makanya dorang (Personil Polres) datang ambe pakai kunci alat Perusahaan PGP” Terangnya lagi.

 

“Setelah itu dorang (intel Polres) jadi nae oto Perusahaan, dan saya tahu ini laporan dari pihak perusahaan terhadap saya, kenapa begitu karena lokasi saya ini belum dilakukan pembayaran oleh mereka, cuman karena saya masih bertahan di lokasi itu makanya mereka tidak menerima”tutup ibu itu sambil menangis.(Isjan)

 

Berita Terkait

PT Panua Bumi Lestari Siap Bertanggung Jawab atas Kecelakaan di Taluduyunu
Klarifikasi Viral Status WA Anggota Polri, Kapolres Perintahkan Propam Lakukan Pemeriksaan
Viral, Rekaman Status Video WhatsApp Oknum Polres Pohuwato Di duga Terlibat Jual Beli Emas
Ketua Komisi I DPRD Boalemo: Seleksi Sekda Harus Transparan dan Bebas Intervensi
Fraksi Golkar DPRD Boalemo Desak Pemerataan Pembangunan hingga Desa
Paripurna DPRD Boalemo Bahas LKPJ 2025, Fraksi Soroti PAD dan Transparansi Anggaran
Hardi Mopangga Soroti Kebijakan WFA ASN di Boalemo, Dinilai Tak Selaras dengan Pemberian TPP
Jelang Ketupat, Ketua DPRD Boalemo Ingatkan Warga Jaga Ketertiban

Berita Terkait

Monday, 20 April 2026 - 20:25 WITA

Operasi Penangkapan Eksavator Di Alamotu Di Tungangi oleh Perusahaan PGP

Sunday, 19 April 2026 - 10:54 WITA

PT Panua Bumi Lestari Siap Bertanggung Jawab atas Kecelakaan di Taluduyunu

Monday, 6 April 2026 - 20:53 WITA

Klarifikasi Viral Status WA Anggota Polri, Kapolres Perintahkan Propam Lakukan Pemeriksaan

Sunday, 5 April 2026 - 14:05 WITA

Viral, Rekaman Status Video WhatsApp Oknum Polres Pohuwato Di duga Terlibat Jual Beli Emas

Tuesday, 31 March 2026 - 19:06 WITA

Ketua Komisi I DPRD Boalemo: Seleksi Sekda Harus Transparan dan Bebas Intervensi

Berita Terbaru