BOALEMO, newsline.id – Kepolisian Resor (Polres) Boalemo kembali melakukan penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Boalemo. Dalam operasi yang dilakukan di kawasan Dulamayo, polisi mengamankan tiga unit alat berat yang diduga digunakan untuk kegiatan pertambangan ilegal.
Ketiga alat berat tersebut diamankan dari dua lokasi berbeda, yakni di Desa Buti, Kecamatan Mananggu, dan Desa Tangga Barito, Kecamatan Dulupi. Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin yang dinilai melanggar ketentuan perundang-undangan dan berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik, didampingi Kasat Reskrim IPTU Nurwahid Kiayi Demak, membenarkan pengamanan tiga unit alat berat tersebut.
“Benar, Polres Boalemo telah mengamankan tiga unit alat berat yang diduga digunakan dalam aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Dulamayo,” kata AKBP Firman, Rabu (22/7/2026.).
Menurut Kapolres, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Boalemo dalam mengawasi sekaligus menindak praktik pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menegaskan, kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap aktivitas pertambangan yang dilakukan tanpa izin. Penindakan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum di wilayah Kabupaten Boalemo.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Boalemo IPTU Nurwahid Kiayi Demak menjelaskan, ketiga alat berat yang diamankan telah dijadikan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan.
“Alat berat tersebut sudah kami amankan guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan. Kami juga terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas pertambangan ilegal tersebut,” ujarnya.
Nurwahid menambahkan, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas PETI di kawasan Dulamayo. Selain menelusuri kepemilikan alat berat, penyidik juga mendalami pihak yang mengoperasikan hingga pihak yang diduga menjadi pengendali kegiatan pertambangan ilegal tersebut. (*)










