GORONTALO.newsline.id – Dunia pendidikan madrasah di Provinsi Gorontalo kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Tiga siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Gorontalo dipercaya mewakili Indonesia pada ajang International Standards Olympiad (ISO) 2026 yang akan berlangsung di Korea Selatan, sebuah kompetisi internasional bergengsi yang mempertemukan pelajar terbaik dari berbagai negara.
Ketiga siswa tersebut adalah Rajendra Fadhel Tjikoe, Alfiah Najla Rezkia Rachmat, dan Ayra Delvira Utiarahman. Keberhasilan mereka menembus seleksi nasional menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga siap bersaing di panggung dunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bentuk dukungan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Mahmud Y. Bobihu, didampingi para pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, secara resmi melepas ketiga siswa tersebut, Kamis (6/8/2026), di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.
Dalam sambutannya, Mahmud menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa yang dinilainya lahir dari perpaduan kerja keras, ketekunan belajar, serta dedikasi para guru dalam membimbing peserta didik.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Gorontalo dan Indonesia. Tidak semua siswa memiliki kesempatan tampil di kompetisi internasional. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki,” ujar Mahmud.
Ia mengingatkan para peserta agar menjaga kesehatan, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, para siswa tidak hanya membawa nama pribadi atau madrasah, tetapi juga membawa nama daerah dan bangsa Indonesia.
“Tunjukkan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dengan pelajar dari berbagai negara. Berikan penampilan terbaik, jaga nama baik Indonesia, dan pulanglah dengan membawa pengalaman maupun prestasi yang membanggakan,” pesannya.
Mahmud menambahkan, keberhasilan tiga siswa MAN IC Gorontalo menembus ajang internasional diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh madrasah di Provinsi Gorontalo untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, membangun budaya berprestasi, dan melahirkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, serta berdaya saing global.
International Standards Olympiad (ISO) merupakan kompetisi internasional bagi pelajar sekolah menengah yang berfokus pada pengembangan standar internasional, teknologi, inovasi, metodologi, dan penjaminan mutu. Ajang ini diselenggarakan oleh Korean Agency for Technology and Standards (KATS) bersama Korean Standards Association (KSA) dengan dukungan International Organization for Standardization (ISO) dan International Electrotechnical Commission (IEC).
Keikutsertaan tiga siswa MAN IC Gorontalo dalam kompetisi tersebut menjadi penegas bahwa pendidikan madrasah terus menunjukkan kualitas yang semakin kompetitif. Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa siswa madrasah Indonesia memiliki kapasitas untuk tampil sejajar dengan pelajar terbaik dunia.










