GORONTALO, Newsline .id– Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan sosok Ketua HKTI Provinsi Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo, menjadi perhatian luas masyarakat. Dalam waktu sekitar 13 jam sejak dipublikasikan, unggahan tersebut memperoleh ribuan tanda suka, komentar, dan dibagikan oleh warganet dari berbagai daerah.
Mayoritas komentar yang muncul berisi apresiasi, doa, serta harapan agar Prof. Nelson senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengabdi untuk daerah dan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Prof. Nelson mengaku terkejut. Saat ditemui di kediamannya di Kecamatan Telaga Biru, ia mengatakan baru mengetahui adanya unggahan tersebut setelah diberitahu oleh sejumlah pihak karena dirinya tidak terlalu aktif mengikuti perkembangan media sosial.
“Saya tidak mengetahui jika ada yang memposting foto tersebut. Saya juga jarang membuka Facebook, sehingga baru mengetahui setelah diberitahu,” ujar Prof. Nelson.
Terkait berbagai penilaian masyarakat yang mengaitkan dirinya dengan perjuangan menghadirkan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Prof. Nelson memilih menyerahkan sepenuhnya kepada penilaian masyarakat dan catatan sejarah.
“Saya tidak pernah berpikir untuk mengklaim apa pun. Biarlah masyarakat yang menilai dan sejarah yang mencatat. Yang terpenting bagi saya, PENAS telah terlaksana dengan sukses, berjalan baik, dan memberikan manfaat bagi Gorontalo,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan PENAS tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi dan dukungan berbagai pihak. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, KTNA, organisasi petani dan nelayan, insan pertanian, pelaku usaha, serta seluruh masyarakat memiliki peran penting dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
“PENAS merupakan keberhasilan kita bersama. Untuk itu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Gorontalo, Gubernur Gorontalo Bapak Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Ibu Idah Syahidah Rusli Habibie, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Bupati Bapak Sofyan Puhi, Wakil Bupati Bapak Tonny S. Junus, seluruh pemangku kepentingan, serta masyarakat yang telah berkolaborasi dan bekerja sama sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan sukses, aman, dan lancar,” ungkapnya.
Prof. Nelson juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Gorontalo yang telah menunjukkan keramahan, semangat gotong royong, dan dukungan penuh selama penyelenggaraan PENAS XVII.
“Tanpa dukungan masyarakat, kegiatan berskala nasional seperti ini tidak mungkin berjalan sukses. Karena itu, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Gorontalo yang telah menjadi tuan rumah yang baik bagi para peserta dari seluruh Indonesia,” tuturnya.
Ia menilai kehadiran ribuan petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi Gorontalo sekaligus memperkuat jejaring pembangunan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan ekonomi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Nelson turut menyampaikan penghargaan kepada Anggota DPR RI, Rachmat Gobel, yang selama ini memberikan perhatian terhadap pengembangan kawasan Limboto dan sekitarnya melalui berbagai program penataan ruang publik dan pembangunan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Berbagai upaya yang dilakukan Pak Rachmat Gobel dalam mempercantik kawasan Limboto dan sekitarnya menjadi energi positif bagi kita semua untuk terus membangun daerah. Apa yang dibangun hari ini dapat menjadi modal penting bagi kemajuan Gorontalo pada masa yang akan datang,” ujarnya.
Mengakhiri keterangannya, Prof. Nelson mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan suksesnya PENAS XVII sebagai momentum memperkuat persatuan, kolaborasi, dan semangat membangun Gorontalo secara berkelanjutan.
“Yang paling penting bukan siapa yang mendapatkan pujian, melainkan bagaimana manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan masyarakat dan menjadi bekal bagi kemajuan Gorontalo di masa depan. Suksesnya PENAS adalah sukses kita bersama,” pungkasnya










