Viral di Media Sosial, Disebut Pejuang di Balik PENAS Gorontalo, Prof Nelson: Biarlah Sejarah dan Masyarakat yang Menilai

Friday, 26 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GORONTALO, Newsline .id– Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan sosok Ketua HKTI Provinsi Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo, menjadi perhatian luas masyarakat. Dalam waktu sekitar 13 jam sejak dipublikasikan, unggahan tersebut memperoleh ribuan tanda suka, komentar, dan dibagikan oleh warganet dari berbagai daerah.

Mayoritas komentar yang muncul berisi apresiasi, doa, serta harapan agar Prof. Nelson senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengabdi untuk daerah dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

website

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Prof. Nelson mengaku terkejut. Saat ditemui di kediamannya di Kecamatan Telaga Biru, ia mengatakan baru mengetahui adanya unggahan tersebut setelah diberitahu oleh sejumlah pihak karena dirinya tidak terlalu aktif mengikuti perkembangan media sosial.

“Saya tidak mengetahui jika ada yang memposting foto tersebut. Saya juga jarang membuka Facebook, sehingga baru mengetahui setelah diberitahu,” ujar Prof. Nelson.

Terkait berbagai penilaian masyarakat yang mengaitkan dirinya dengan perjuangan menghadirkan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Prof. Nelson memilih menyerahkan sepenuhnya kepada penilaian masyarakat dan catatan sejarah.

“Saya tidak pernah berpikir untuk mengklaim apa pun. Biarlah masyarakat yang menilai dan sejarah yang mencatat. Yang terpenting bagi saya, PENAS telah terlaksana dengan sukses, berjalan baik, dan memberikan manfaat bagi Gorontalo,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan PENAS tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi dan dukungan berbagai pihak. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, KTNA, organisasi petani dan nelayan, insan pertanian, pelaku usaha, serta seluruh masyarakat memiliki peran penting dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.

“PENAS merupakan keberhasilan kita bersama. Untuk itu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Gorontalo, Gubernur Gorontalo Bapak Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Ibu Idah Syahidah Rusli Habibie, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Bupati Bapak Sofyan Puhi, Wakil Bupati Bapak Tonny S. Junus, seluruh pemangku kepentingan, serta masyarakat yang telah berkolaborasi dan bekerja sama sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan sukses, aman, dan lancar,” ungkapnya.

Prof. Nelson juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Gorontalo yang telah menunjukkan keramahan, semangat gotong royong, dan dukungan penuh selama penyelenggaraan PENAS XVII.

“Tanpa dukungan masyarakat, kegiatan berskala nasional seperti ini tidak mungkin berjalan sukses. Karena itu, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Gorontalo yang telah menjadi tuan rumah yang baik bagi para peserta dari seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ia menilai kehadiran ribuan petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi Gorontalo sekaligus memperkuat jejaring pembangunan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan ekonomi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Nelson turut menyampaikan penghargaan kepada Anggota DPR RI, Rachmat Gobel, yang selama ini memberikan perhatian terhadap pengembangan kawasan Limboto dan sekitarnya melalui berbagai program penataan ruang publik dan pembangunan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Berbagai upaya yang dilakukan Pak Rachmat Gobel dalam mempercantik kawasan Limboto dan sekitarnya menjadi energi positif bagi kita semua untuk terus membangun daerah. Apa yang dibangun hari ini dapat menjadi modal penting bagi kemajuan Gorontalo pada masa yang akan datang,” ujarnya.

Mengakhiri keterangannya, Prof. Nelson mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan suksesnya PENAS XVII sebagai momentum memperkuat persatuan, kolaborasi, dan semangat membangun Gorontalo secara berkelanjutan.

“Yang paling penting bukan siapa yang mendapatkan pujian, melainkan bagaimana manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan masyarakat dan menjadi bekal bagi kemajuan Gorontalo di masa depan. Suksesnya PENAS adalah sukses kita bersama,” pungkasnya

Berita Terkait

Kominfo Kabupaten Gorontalo Apresiasi Sosialisasi Indeks Keamanan Siber dan Sandi
FGD Bersama Kejagung, Ketua DPRD Kabgor Tegaskan Komitmen Perkuat Pencegahan Korupsi
Bupati Sofyan Puhi: Perkemahan Pramuka Jadi Ruang Menempa Kemandirian Generasi Muda
Ketua DPRD Zulfikar Usira Dukung Pramuka sebagai Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
Polres Boalemo Gagalkan Pengangkutan 70 Galon Solar Subsidi ke Pohuwato
Lima Rumah Mahyani Dibangun untuk Keluarga Rentan Stunting, Wabup Tonny Apresiasi Perhatian Presiden Prabowo
Stok Beras Kabupaten Gorontalo Aman hingga Akhir Tahun, Surplus 4.323 Ton
Mahmud Bobihu Dorong Geber Masjid Jadi Gerakan Bersama di Gorontalo

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 11:33 WITA

Kominfo Kabupaten Gorontalo Apresiasi Sosialisasi Indeks Keamanan Siber dan Sandi

Tuesday, 11 August 2026 - 08:52 WITA

FGD Bersama Kejagung, Ketua DPRD Kabgor Tegaskan Komitmen Perkuat Pencegahan Korupsi

Tuesday, 11 August 2026 - 08:37 WITA

Bupati Sofyan Puhi: Perkemahan Pramuka Jadi Ruang Menempa Kemandirian Generasi Muda

Tuesday, 11 August 2026 - 08:32 WITA

Ketua DPRD Zulfikar Usira Dukung Pramuka sebagai Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

Monday, 10 August 2026 - 21:12 WITA

Polres Boalemo Gagalkan Pengangkutan 70 Galon Solar Subsidi ke Pohuwato

Berita Terbaru