Newsline.id, Gorontalo, – Yayasan Pena Kehidupan (YPK) Insani kembali menegaskan komitmennya dalam pembangunan sosial masyarakat melalui partisipasi dalam acara bincang sore yang diselenggarakan oleh Radio Suara Rakyat Hulonthalo, Rabu (23/4/2025)
Acara yang berlangsung hangat di studio radio tersebut menghadirkan tiga narasumber utama dari YPK Insani, yaitu dr. Mohamad Rifki Hulalata (Ketua), Mohammad Yogie Pratama Ma’ruf, S.IP. (Kepala Departemen Project Management), dan Agum Presiawan Tubuon (Kepala Departemen Charity Funding). Sesi dipandu oleh penyiar Fandi dari Radio Suara Rakyat Hulonthalo.
“Yayasan ini dibentuk dengan semangat untuk menghadirkan dampak nyata di masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial. Kami ingin menjadi ruang kolaborasi bagi siapa saja yang ingin menebar manfaat,” ungkap dr. Mohamad Rifki Hulalata dalam paparannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Mohammad Yogie Pratama Ma’ruf menambahkan bahwa struktur program yayasan dibagi ke dalam tiga unit utama, yang masing-masing akan mengembangkan berbagai kegiatan strategis. “Unit kesehatan, pendidikan, dan sosial masyarakat menjadi fokus utama kami. Ke depan, program-program ini akan kami perkuat agar bisa menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” jelasnya.
Sementara itu, Agum Presiawan Tubuon membahas mengenai sumber pendanaan yayasan yang berasal dari berbagai kanal. “Kami mengandalkan dukungan dari donatur tetap, penggalangan dana, hingga kampanye publik yang kami kelola secara transparan,” ujar Agum.
Dalam kesempatan tersebut, tim YPK Insani juga memperkenalkan salah satu program unggulan mereka yang akan segera dilaksanakan, yaitu *Mubaligh Kesehatan* yang dijadwalkan pada Sabtu, 26 April 2025. Program ini akan membahas mitigasi bencana sebagai bentuk edukasi masyarakat terhadap ancaman bencana alam.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi korban, tapi juga menjadi bagian dari solusi melalui edukasi dan kesiapsiagaan,” tambah dr. Rifki saat menjelaskan tujuan dari program tersebut.
Diskusi yang berlangsung lebih dari satu jam ini tidak hanya memperkenalkan program dan struktur yayasan, tetapi juga mengajak masyarakat Gorontalo untuk ikut ambil bagian dalam gerakan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami terbuka untuk siapa saja. Tak peduli latar belakang, setiap individu punya potensi untuk memberi manfaat,” tutup Yogie di akhir sesi bincang sore.
Dengan adanya acara ini, YPK Insani berharap semangat kolaborasi terus tumbuh dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Gorontalo.
*Penulis: Iftikhar Mumtaz Husnan*
*Editor: Rendi Tabingo*











