Gorontalo.newsline.id – Potensi dana zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gorontalo dinilai sangat besar, namun masih belum dikelola secara optimal. Pernyataan ini disampaikan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat menghadiri Milad ke-80 Panti Asuhan Aisyiyah Limboto pada Sabtu, 6 September 2025.
Bupati menekankan, jika dana zakat ASN dikelola dengan baik, hal itu bisa menjadi instrumen strategis untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Potensi Zakat ASN Gorontalo
Menurut Bupati Sofyan Puhi, setiap bulan aliran dana dari ASN mencapai:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
-
Rp 6 miliar dari Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP)
-
Rp 33 miliar dari gaji ASN
“Jika potensi ini dikelola dengan baik melalui zakat, berbagai persoalan sosial masyarakat dapat diatasi,” jelas Bupati.
Dengan jumlah tersebut, potensi zakat ASN menjadi sumber daya besar yang bisa dimanfaatkan untuk program sosial berkelanjutan.
ASN Wajib Tunaikan Zakat
Bupati Sofyan menegaskan, seluruh ASN, terutama pejabat daerah, wajib menunaikan zakat dari pendapatan mereka.
Sebagai bentuk komitmen, setiap pejabat yang akan dilantik di masa depan harus menunjukkan bukti pelunasan zakat.
“ASN harus menjadi teladan. Melunasi zakat bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dan sosial,” tegas Bupati Sofyan Puhi.
Langkah ini bertujuan menjadikan zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga solusi sosial nyata yang membantu masyarakat Gorontalo.
Zakat Sebagai Instrumen Pemberdayaan Sosial
Dana zakat ASN yang dikelola dengan baik dapat digunakan untuk:
-
Pemberdayaan anak-anak panti asuhan
-
Bantuan keluarga miskin
-
Program pendidikan dan kesehatan masyarakat
Kolaborasi dengan lembaga pengelola zakat seperti Baznas dan Lazismu diyakini akan memperkuat distribusi dan keberlanjutan program sosial.
Bupati menekankan, strategi ini akan menjadikan ASN sebagai teladan dalam kepatuhan sosial dan moral, sekaligus memaksimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.
“Zakat adalah kekuatan umat. Bila dikelola dengan baik, zakat menjadi penopang kokoh bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(*)











