BOALEMO – Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, menghadiri prosesi adat Mopotilolo dalam rangka penyambutan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo yang baru, Dr. Sumurung P. Simaremare, S.H., M.H., beserta istri, di Rumah Jabatan Bupati Boalemo, Rabu (17/6/2026).
Prosesi adat tersebut turut dihadiri Bupati Boalemo, Rum Pagau, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh adat, serta tamu undangan lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mopotilolo merupakan tradisi adat Gorontalo yang digelar untuk menyambut pejabat negara maupun tamu kehormatan yang pertama kali berkunjung ke suatu daerah. Prosesi ini menjadi simbol penghormatan, penerimaan, dan doa restu masyarakat kepada tamu yang akan menjalankan tugas di daerah.
Ketua DPRD Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho, mengatakan pelaksanaan Mopotilolo bukan sekadar seremoni adat, tetapi memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu sekaligus upaya menjaga kelestarian nilai-nilai budaya Gorontalo.
Menurutnya, tradisi tersebut mencerminkan karakter masyarakat Gorontalo yang menjunjung tinggi adat istiadat, persaudaraan, dan nilai-nilai kebersamaan.
“Mopotilolo merupakan wujud penghormatan masyarakat Gorontalo kepada tamu kehormatan yang datang ke daerah ini. Tradisi ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi simbol persaudaraan, penghargaan, dan komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur,” ujar Karyawan.
Politisi PDI Perjuangan itu juga menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo yang baru. Ia berharap kepemimpinan Dr. Sumurung P. Simaremare dapat semakin memperkuat sinergi antara institusi penegak hukum dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Kami atas nama DPRD Kabupaten Boalemo dan masyarakat Boalemo mengucapkan selamat datang dan selamat mengemban amanah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo. Kami berharap sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang telah terbangun selama ini dapat terus ditingkatkan demi mendukung penegakan hukum yang profesional serta pembangunan daerah,” katanya.
Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, dan seluruh unsur Forkopimda menjadi modal penting dalam menciptakan stabilitas daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Boalemo.
Melalui prosesi adat Mopotilolo tersebut, masyarakat Boalemo kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan tradisi sebagai identitas budaya daerah, sekaligus mempererat hubungan kelembagaan dengan para pejabat yang mengemban amanah di Provinsi Gorontalo. (*)










