GORONTALO – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menorehkan capaian dalam pengembangan sumber daya manusia dengan mewisuda 337 lulusan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-XXIII Program Pascasarjana, Profesi, dan Sarjana di Gedung Indoor David Bobihoe Akib, Selasa (14/7/2026).
Rektor UMGO, Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong, M.Pd, menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar penanda berakhirnya proses akademik, melainkan awal dari tanggung jawab intelektual untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pidato akademiknya, Prof. Kadim menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian, inovasi, dan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Hari ini bukanlah garis akhir perjalanan saudara, melainkan titik awal pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan. Masyarakat menanti karya serta kontribusi nyata dari para lulusan. Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling banyak memberi manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh orang tua dan keluarga yang telah memberikan kepercayaan kepada UMGO sebagai institusi pendidikan dalam mendampingi putra-putri mereka hingga berhasil menyelesaikan studi.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan ketangguhan moral dalam menghadapi dinamika zaman yang terus berkembang.
Prof. Kadim mengingatkan para wisudawan agar tidak menjadi generasi yang mudah rapuh ataupun kehilangan jati diri karena sekadar mengikuti tren.
“Jangan menjadi generasi strawberry yang mudah rapuh ataupun generasi FOMO yang selalu mengikuti arus. Jadilah mercusuar yang memancarkan cahaya iman dan ilmu, bukan seperti menara angin yang berputar mengikuti ke mana arah angin bertiup tanpa memiliki pendirian,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan optimisme terhadap kualitas lulusan UMGO yang dinilai semakin kompetitif. Hal itu tercermin dari kiprah para alumni yang telah bekerja dan berkontribusi di berbagai sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk di Jepang, Korea Selatan, Jerman, serta sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan universitas, anggota senat, sivitas akademika, serta keluarga para wisudawan. Suasana haru mewarnai prosesi pengukuhan sebagai simbol keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus memasuki babak baru dalam kehidupan profesional dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Wisuda ke-XXIII ini, UMGO kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, dengan mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter Islami, adaptif terhadap perkembangan global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan dunia.










