BOALEMO, newsline.id — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, M.Kes, menjelaskan keterbatasan jumlah dokter di Puskesmas Paguyaman Pantai dipengaruhi oleh kemampuan keuangan puskesmas yang bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Hal tersebut disampaikan Sutriyani saat RDP dihadapan Anggota Dprd. Senin (09/02/2026).
Menurut Sutriyani, standar pembayaran untuk satu tenaga dokter mencapai sekitar Rp12 juta per bulan atau lebih dari Rp100 juta per tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pendapatan Puskesmas Paguyaman Pantai rata-rata sekitar Rp40 juta per bulan. Dari jumlah tersebut, 40 persen dialokasikan untuk operasional dan 60 persen untuk jasa layanan,” ujarnya.
Dengan kondisi keuangan tersebut, lanjut Sutriyani, penambahan tenaga dokter belum memungkinkan untuk dilakukan.
“Saat ini kami masih bertahan dengan satu dokter,” katanya.
Menanggapi keluhan masyarakat terkait kerap tidak hadirnya dokter di puskesmas, Sutriyani menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan telah menerapkan sistem pelayanan kesehatan berbasis digital atau telemedisin sebagai alternatif.
“Di puskesmas tetap ada perawat dan bidan. Sementara konsultasi dengan dokter dapat dilakukan secara daring, termasuk dalam penentuan rujukan pasien melalui komunikasi antara tenaga kesehatan dan dokter,” jelasnya.
Meski demikian, Sutriyani menegaskan kebijakan tersebut masih akan dikaji lebih lanjut bersama pihak puskesmas agar pelayanan kesehatan tetap optimal dan tidak merugikan masyarakat. (*)











