Ketua Komisi I DPRD Boalemo: Seleksi Sekda Harus Transparan dan Bebas Intervensi

Tuesday, 31 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BOALEMO, newsline.id – Ketua Komisi I DPRD Boalemo, Helmi Rasid, menegaskan bahwa proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) harus berjalan secara transparan, objektif, dan akuntabel.

Hal itu disampaikan Helmi, Selasa (31/03/2026), menyikapi tahapan seleksi yang diikuti oleh empat kandidat, yakni Prof. Dr. Nurdin Baderan, Drs. Teguh Jatmika, Syarifudin Lamusu, SE, MM, serta Rahmat Biya, SKM, MM.

ADVERTISEMENT

website

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keempat calon tersebut merupakan representasi sumber daya terbaik yang dimiliki Kabupaten Boalemo.

“Prinsipnya, keempat calon ini adalah putra terbaik Boalemo yang memiliki kapasitas dan kompetensi di bidang masing-masing. Tinggal bagaimana proses seleksi ini benar-benar dijalankan secara transparan, objektif, dan akuntabel,” tegas Helmi.

Politisi Partai Demokrat itu juga menyoroti peran strategis Tim Seleksi (Timsel) yang diketuai oleh Rauf Hatu. Ia menekankan pentingnya profesionalisme tim guna menghindari praktik-praktik yang dapat mencederai kepercayaan publik.

“Kami berharap Tim Seleksi bekerja secara profesional, independen, dan bebas dari intervensi. Ini bukan sekadar memilih pejabat, tetapi menentukan arah masa depan birokrasi Boalemo,” lanjutnya.

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan, Helmi menilai posisi Sekda bukan sekadar jabatan administratif tertinggi, melainkan motor penggerak stabilitas serta efektivitas kebijakan daerah.

Karena itu, ia menegaskan bahwa proses seleksi terbuka harus dimaknai sebagai ruang kompetisi yang sehat, bukan sekadar formalitas administratif.

Helmi bahkan menyebut, keberhasilan seleksi ini akan menjadi tolok ukur keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan reformasi birokrasi. Proses yang transparan, menurutnya, akan melahirkan legitimasi kuat bagi Sekda terpilih.

Sebaliknya, jika seleksi dicederai oleh kepentingan tertentu, maka bukan hanya kualitas pejabat yang dipertaruhkan, tetapi juga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

“Sekda yang terpilih nanti harus benar-benar figur yang mampu membawa perubahan, memperbaiki sistem, dan memperkuat kinerja birokrasi. Ini momentum penting yang tidak boleh disia-siakan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Oknum Anggota Kevin Diduga Pengumpul Atensi PETI Sebanyak 11 Eksavator Dengan Atensi 30JT Pernit
Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD
Diduga Jadi Pengumpul Atensi PETI Taluditi, Nama Oknum Intel Kodam Palu Kevin Mencuat
Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Zulfikar Serukan Persatuan dan Gotong Royong Bangun Kabupaten Gorontalo
SiPaTerJam Diluncurkan: Ketika Pelayanan Jaminan Kesehatan Tak Lagi Dimulai dari Antrean
Kadisdikbud Jurni Biahimo Konsolidasikan 19 Korwil, Perkuat Tata Kelola Pendidikan
Kemenag Kabgor Terbitkan 64 Buku Nikah, Isbat Nikah Terpadu Permudah Warga Dapat Kepastian Hukum
Jurni Biahimo: Guru PPPK Kabupaten Gorontalo Akan Digaji Pusat Mulai Januari 2027

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 22:26 WITA

Oknum Anggota Kevin Diduga Pengumpul Atensi PETI Sebanyak 11 Eksavator Dengan Atensi 30JT Pernit

Thursday, 1 October 2026 - 15:04 WITA

Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD

Thursday, 1 October 2026 - 12:37 WITA

Diduga Jadi Pengumpul Atensi PETI Taluditi, Nama Oknum Intel Kodam Palu Kevin Mencuat

Thursday, 1 October 2026 - 12:09 WITA

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Zulfikar Serukan Persatuan dan Gotong Royong Bangun Kabupaten Gorontalo

Thursday, 1 October 2026 - 08:38 WITA

SiPaTerJam Diluncurkan: Ketika Pelayanan Jaminan Kesehatan Tak Lagi Dimulai dari Antrean

Berita Terbaru

Kab. Gorontalo

Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD

Thursday, 1 Oct 2026 - 15:04 WITA