LIMBOTO, newsline. Id– Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Kesehatan resmi menggelar Pelatihan Perawatan Jangka Panjang Lansia bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) di Masyarakat Tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2026, Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston Kota Gorontalo itu dilaksanakan selama satu minggu yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan nakes terhadap kelompok lanjut usia (lansia).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Afriyani Katili, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kapasitas tenaga kesehatan di tingkat dasar/puskesmas seiring dengan penyesuaian SOTK (Struktur Organisasi dan Tata Kerja) baru di lingkungan Dinkes.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Urusan kita di bidang kesehatan mencakup seluruh siklus hidup, termasuk pelayanan kesehatan lansia yang masuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk membekali nakes agar mampu memberikan perawatan jangka panjang yang optimal bagi lansia di wilayah kerja masing-masing,” ujar Afriyani Katili, saat membuka kegiatan itu , Jumat (16/10/2026).
Lebih lanjut, Afriyani Katili, menjelaskan bahwa tantangan dalam peningkatan Angka Harapan Hidup (AHH) di Kabupaten Gorontalo tidak hanya sekadar menambah usia, tetapi juga memastikan para lansia tetap sehat, mandiri, dan berkualitas.
Oleh karena itu, pendekatan pelayanan kesehatan lansia harus dilakukan secara terpadu melalui penguatan kolaborasi, koordinasi, serta keterlibatan lintas sektor hingga tingkat desa.
“Tenaga kesehatan tidak bisa bekerja sendiri. Kita perlu melakukan advokasi, kolaborasi, dan pendekatan berbasis keluarga serta masyarakat. Melalui sinergi bersama tim penggerak PKK, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, pelayanan lansia akan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.
Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan oleh Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) bekerjasama dengan Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas (Kesprimkom). Usai pelatihan, para peserta diharapkan dapat menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) serta melakukan pemantauan data lansia berbasis by name by address guna memastikan pendampingan perawatan jangka panjang berjalan optimal di lapangan.










