Jalan Rusak Diduga Akibat Proyek, Warga Limbato Pertanyakan Tanggung Jawab Kontraktor

Wednesday, 7 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BOALEMO, newsline.id  – Warga Desa Limbato, khususnya di Dusun II Dilehito, menyuarakan kegeraman terhadap ulah seorang oknum kontraktor yang diduga telah merusak akses jalan masyarakat akibat aktivitas proyek rabat beton yang dikerjakannya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, jalan papin blok yang sebelumnya berada dalam kondisi baik kini mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan tersebut diduga kuat disebabkan oleh lalu lalang kendaraan proyek bermuatan material berat yang melintasi jalan tersebut selama proses pengerjaan rabat beton.

ADVERTISEMENT

website

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu tokoh masyarakat Dusun II Dilehito, Sihanok Is Manto yang akrab disapa Om Popon, mengungkapkan bahwa dampak pekerjaan proyek tidak hanya merusak badan jalan, tetapi juga mengancam keselamatan warga. Rabu (07/01/2026).

“Bukan cuma papin blok yang rusak, plat deker juga sudah mulai amblas. Ini sangat berbahaya akibat kendaraan proyek bermuatan berat terus melintas tanpa ada pengamanan atau pembatasan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Menurut warga, kondisi tersebut dikhawatirkan akan semakin parah jika tidak segera ditangani, mengingat jalan tersebut merupakan akses bagi aktivitas masyarakat setempat.

Kekecewaan serupa juga disampaikan Kepala Desa Limbato, Agus Pramono Ambo. Ia mengaku telah menerima banyak keluhan dari warga terkait kerusakan infrastruktur tersebut. Bahkan, kata dia, pihak kontraktor sebelumnya sempat menyampaikan janji akan melakukan perbaikan setelah proyek rabat beton rampung.

“Kontraktor sempat berjanji kepada Kepala Dusun II Dilehito bahwa jalan akan diperbaiki setelah pekerjaan selesai. Namun sampai sekarang proyek sudah selesai, tapi perbaikan jalan yang dijanjikan belum juga dilakukan,” ungkap Agus.

Agus menegaskan, pemerintah desa tidak menolak pembangunan, namun meminta agar setiap pelaksanaan proyek tetap memperhatikan dampak terhadap fasilitas umum yang sudah ada.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor yang mengerjakan proyek rabat beton tersebut belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan kerusakan jalan dan plat deker. 

Warga berharap instansi terkait segera turun tangan untuk menelusuri penyebab kerusakan, menilai tanggung jawab pelaksana proyek, serta memastikan adanya perbaikan jalan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Satreskrim Polres Boalemo Gagalkan Pengiriman 70 Galon Solar Subsidi
Cegah Korupsi hingga Pungli, Pemkab Gorontalo Perkuat Integritas Aparat di Lini Pelayanan
Viral di Medsos, Oknum Nakes RS Bumi Panua Diduga Jalin Hubungan dengan Suami Orang
Maryam Sofyan Puhi: 1.000 HPK Jadi Investasi Generasi Emas
Surah Yasin dan Al-Matsurat Menguatkan Semangat Pengabdian ASN Kabupaten Gorontalo
Mahmud Bobihu: Isbat Wakaf Pertama di Indonesia Perkuat Kepastian Hukum Aset Wakaf
Tiga Siswa MAN IC Gorontalo Wakili Indonesia di Olimpiade Standar Internasional di Korea Selatan
Transformasi Posyandu di Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi Dorong Pemenuhan Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 23:15 WITA

Satreskrim Polres Boalemo Gagalkan Pengiriman 70 Galon Solar Subsidi

Friday, 7 August 2026 - 20:18 WITA

Cegah Korupsi hingga Pungli, Pemkab Gorontalo Perkuat Integritas Aparat di Lini Pelayanan

Friday, 7 August 2026 - 16:55 WITA

Viral di Medsos, Oknum Nakes RS Bumi Panua Diduga Jalin Hubungan dengan Suami Orang

Friday, 7 August 2026 - 12:51 WITA

Maryam Sofyan Puhi: 1.000 HPK Jadi Investasi Generasi Emas

Friday, 7 August 2026 - 08:45 WITA

Surah Yasin dan Al-Matsurat Menguatkan Semangat Pengabdian ASN Kabupaten Gorontalo

Berita Terbaru

Kab. Gorontalo

Maryam Sofyan Puhi: 1.000 HPK Jadi Investasi Generasi Emas

Friday, 7 Aug 2026 - 12:51 WITA