Kab . Gorontalo . Newsline.id– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Dr. Abd. Waris, S.Pd., M.Pd., bersama Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo, Dra. Hj. Rapia Bahoea, M.Pd., memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Seminar Pendidikan 2026 yang digagas PGRI Cabang Limboto di Gedung Kasmat Lahay, Limboto, Kamis (2/7/2026).
Seminar bertema “Mendidik dengan Empati, Mengajar dengan Rasa Aman: Sinergi Psikologi dan Hukum Menuju Pembelajaran Baru yang Bermakna” tersebut diikuti sekitar 300 kepala sekolah, guru ASN, PPPK, dan guru honorer se-Kecamatan Limboto sebagai bekal menghadapi Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Abd. Waris menyampaikan bahwa seminar ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas guru di tengah dinamika pendidikan yang semakin kompleks. Menurutnya, guru perlu memiliki kemampuan membangun hubungan yang empatik dengan peserta didik sekaligus memahami aspek perlindungan hukum dalam menjalankan profesinya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo, Rapia Bahoea, menilai seminar tersebut menjadi wujud nyata komitmen organisasi profesi guru dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme anggotanya. Ia mengapresiasi inisiatif PGRI Cabang Limboto yang menghadirkan ruang belajar dengan materi yang relevan terhadap tantangan pendidikan masa kini.
Seminar menghadirkan narasumber dari bidang psikologi dan hukum. Materi psikologi disampaikan oleh Temmy Andreas Habibie, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang mengulas pendekatan psikologi klinis dalam mendidik Generasi Alfa. Sementara materi hukum memberikan pemahaman mengenai perlindungan hukum bagi tenaga pendidik.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, organisasi profesi guru, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, aman, serta berorientasi pada kebutuhan peserta didik di Kabupaten Gorontalo.










