gorontalo.newsline.id– Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi, menghadiri Temu Akbar Alumni sekaligus Milad ke-80 Panti Asuhan Aisyiyah Limboto pada Sabtu, 6 September 2025. Acara ini mengangkat tema “80 Tahun Menebar Cinta, Merawat Harapan, dan Membangun Generasi Qur’ani” dan menjadi momentum penting bagi perempuan untuk menegaskan peran strategisnya dalam membangun masyarakat berkeadaban.
Dukungan PKK untuk Kiprah Panjang Aisyiyah
Kehadiran Maryam Sofyan Puhi bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan juga dukungan nyata PKK terhadap peran Aisyiyah yang selama delapan dekade menebar manfaat bagi masyarakat.
“PKK dan Aisyiyah memiliki fondasi perjuangan yang sama: digerakkan oleh ibu-ibu, berpihak pada keluarga, dan fokus pada pembinaan generasi. Dari membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, hingga melindungi anak-anak dari kekerasan rumah tangga, keduanya telah menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga,” ujar Maryam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perempuan sebagai Pilar Perubahan Sosial
Maryam menekankan, sejarah panjang Aisyiyah membuktikan bahwa kekuatan perempuan mampu menjadi pilar perubahan sosial yang berkelanjutan. Keberadaan organisasi ini menunjukkan peran aktif perempuan tidak hanya dalam rumah tangga, tetapi juga dalam pembangunan masyarakat luas.
Kolaborasi PKK dan Aisyiyah untuk Program Daerah
Selain dukungan moral, Maryam menyoroti pentingnya kolaborasi antara PKK dan Aisyiyah untuk mendukung program pemerintah daerah. Dengan bersinergi, kedua organisasi perempuan dapat memperluas cakupan pemberdayaan, memperkuat jejaring sosial, dan menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan masyarakat.
“Kolaborasi adalah kunci keberhasilan. Dengan bersatu, kita bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat, khususnya di Kabupaten Gorontalo,” tegas Maryam.
Sinergi ini menjadi contoh konkret bagaimana perempuan di Gorontalo berperan aktif dalam pembangunan sosial, pemberdayaan keluarga, dan pembentukan generasi Qur’ani.












