Polres Boalemo Gagalkan Pengangkutan 70 Galon Solar Subsidi ke Pohuwato

Monday, 10 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BOALEMO, newsline.id – Kepolisian Resor (Polres) Boalemo melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sebanyak 70 galon BBM jenis solar bersubsidi serta satu unit kendaraan pick up yang diduga digunakan untuk mengangkut BBM tersebut menuju Kabupaten Pohuwato.

ADVERTISEMENT

website

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers Polres Boalemo, Senin (10/8/2026).

Wakapolres Boalemo Kompol Afandi Nurkamiden, S.E., mengatakan pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang ingin mendapatkan keuntungan secara ilegal.

“Polres Boalemo melalui Sat Reskrim berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan pengangkutan BBM bersubsidi jenis solar. Dalam kasus ini, petugas mengamankan 70 galon BBM jenis solar serta satu unit kendaraan pick up yang akan dibawa ke Kabupaten Pohuwato,” ujar Afandi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Boalemo IPTU Nurwahid Kiay Demak, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kasus tersebut terungkap setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya kendaraan yang diduga mengangkut BBM bersubsidi dalam jumlah banyak.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal URC bersama personel piket kemudian menghentikan kendaraan di depan Mapolres Boalemo untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan kendaraan tersebut bermuatan BBM jenis solar sebanyak 70 galon. Setelah itu kami langsung melaksanakan gelar perkara dan selanjutnya melakukan penahanan terhadap Sarman Paramata,” jelas Nurwahid.

Sarman Paramata (36), warga Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, kemudian menjalani proses pemeriksaan. Polisi juga melakukan penyelidikan serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memperoleh keterangan bahwa BBM jenis solar tersebut dibeli dari pengecer yang berada di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara.

“Menurut hasil pemeriksaan, BBM tersebut awalnya dibeli dari pengecer di Kecamatan Atinggola dengan harga Rp450 ribu per galon. Kemudian dibawa ke Kabupaten Pohuwato untuk dijual kembali dengan harga Rp525 ribu per galon,” ungkapnya.

Menurut Nurwahid, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka, kendaraan tersebut diduga telah beberapa kali digunakan untuk mengangkut BBM jenis solar. Motifnya diduga untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga pembelian dan penjualan.

Dalam penanganan perkara tersebut, Sat Reskrim Polres Boalemo telah melakukan sejumlah langkah penyidikan, di antaranya memeriksa lima orang saksi, melaksanakan gelar perkara untuk penetapan tersangka, melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, serta melakukan penahanan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, yang merupakan perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Pasal tersebut mengatur ancaman pidana paling lama enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp60 miliar.

Polres Boalemo menegaskan komitmennya untuk menjaga agar distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat yang berhak.

Kepolisian juga memastikan akan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Berita Terkait

Irjen Nurworo Danang Jadi Kapolda Gorontalo, Ini Profil dan Perjalanan Kariernya
SPPG 3T Dulamayo Selatan Resmi Berdiri, Siap Serap Hasil Tani Lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis
Kantongi Izin Kemenhub, UPTD KIR Yosonegoro Gelar Simulasi Operasional Sementara
Oknum Anggota Kevin Diduga Pengumpul Atensi PETI Sebanyak 11 Eksavator Dengan Atensi 30JT Pernit
Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD
Diduga Jadi Pengumpul Atensi PETI Taluditi, Nama Oknum Intel Kodam Palu Kevin Mencuat
Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Zulfikar Serukan Persatuan dan Gotong Royong Bangun Kabupaten Gorontalo
SiPaTerJam Diluncurkan: Ketika Pelayanan Jaminan Kesehatan Tak Lagi Dimulai dari Antrean

Berita Terkait

Sunday, 4 October 2026 - 12:20 WITA

Irjen Nurworo Danang Jadi Kapolda Gorontalo, Ini Profil dan Perjalanan Kariernya

Friday, 2 October 2026 - 16:13 WITA

SPPG 3T Dulamayo Selatan Resmi Berdiri, Siap Serap Hasil Tani Lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis

Friday, 2 October 2026 - 15:26 WITA

Kantongi Izin Kemenhub, UPTD KIR Yosonegoro Gelar Simulasi Operasional Sementara

Thursday, 1 October 2026 - 15:04 WITA

Bupati Sofyan: Inovasi Daerah Jadi Pendorong Peningkatan Kinerja OPD

Thursday, 1 October 2026 - 12:37 WITA

Diduga Jadi Pengumpul Atensi PETI Taluditi, Nama Oknum Intel Kodam Palu Kevin Mencuat

Berita Terbaru

Uncategorized

Ketua DPRD Zulfikar Usira Hadiri Peresmian SPPG 3T di Dulamayo Selatan

Friday, 2 Oct 2026 - 14:33 WITA