GORONTALO, newsline.id — Dugaan keterlibatan oknum-oknum dari lembaga tertentu dalam membekingi aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Boalemo kembali menuai kecaman. Ketua Laskar Macan Asia Provinsi Gorontalo, Kamarudin Kasim, menyayangkan sikap sejumlah pihak yang justru diduga memfasilitasi praktik pertambangan ilegal, khususnya di atas lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU).
Dalam pernyataannya kepada media, Kamarudin menegaskan bahwa lembaga seharusnya menjadi contoh dalam penegakan hukum dan kepatuhan terhadap aturan, bukan malah memberi ruang bagi pelanggaran hukum yang merusak lingkungan dan melanggar hak atas tanah.
“Sangat disayangkan jika benar ada oknum-oknum lembaga yang justru membekingi tambang emas ilegal. Masyarakat itu harusnya diberi contoh yang baik, bukan malah diajak melakukan aktivitas ilegal, apalagi di atas lahan HGU,” tegas Kamarudin, Sabtu (19/7).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan tambang ilegal bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik sosial dan kerusakan lingkungan jangka panjang. Apalagi, jika lahan yang dijadikan lokasi tambang ilegal merupakan area yang telah memiliki legalitas resmi, seperti milik perusahaan dengan izin HGU.
Laskar Macan Asia mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan tidak ragu menindak siapa pun yang terbukti terlibat dalam membekingi aktivitas tambang ilegal, termasuk oknum dari lembaga atau organisasi mana pun.
“Masyarakat jangan terus dikorbankan. Sudah cukup kerusakan yang terjadi. Jika ini dibiarkan, hukum akan kehilangan wibawa dan masyarakat semakin tidak percaya pada institusi negara,” tambahnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penertiban terhadap sejumlah titik tambang ilegal di wilayah Kecamatan Paguyaman dan sekitarnya. (*)











