LIMBOTO, Newsline.id– Sentuhan pembangunan di sektor pariwisata Kabupaten Gorontalo terus menunjukkan perubahan yang signifikan. Dukungan dan perhatian Anggota DPR RI Dapil Gorontalo, Rachmat Gobel, kini mulai menghadirkan wajah baru sejumlah destinasi dan ruang publik strategis yang tampil lebih modern, representatif, dan semakin siap menjadi magnet pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu yang paling terlihat adalah revitalisasi kawasan Pentadio Resort yang selama ini menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Gorontalo. Berada di tepian Danau Limboto, kawasan tersebut kini hadir dengan suasana yang lebih tertata, nyaman, dan memiliki daya tarik baru yang semakin memanjakan pengunjung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembenahan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penataan area pelayanan pengunjung, rehabilitasi kolam rendaman air panas, penataan kawasan pendukung, hingga menghadirkan ikon wisata baru berupa replika kucing raksasa interaktif yang menjadi pusat perhatian dan spot favorit wisatawan.
Tak hanya itu, revitalisasi juga menyentuh kawasan Taman Menara Pakaya (Pakaya Tower) yang merupakan salah satu ikon kebanggaan masyarakat Kabupaten Gorontalo. Penataan yang dilakukan menjadikan kawasan tersebut tampil lebih estetik, modern, dan semakin memperkuat identitas wajah Kota Limboto.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas komitmen serta kontribusi nyata Rachmat Gobel dalam mendorong percepatan pembangunan sektor pariwisata di daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Rachmat Gobel atas dukungan dan perhatian yang diberikan. Berbagai pembenahan yang dilakukan telah menjadikan Pentadio Resort, Taman Menara Pakaya, dan sejumlah ruang publik lainnya semakin representatif serta memiliki daya saing sebagai destinasi wisata unggulan,” ujar Sofyan, Rabu 15 Juni di komplex lapangan pelaksanaan pembukaan penas KTNA 2026.
Menurutnya, pembangunan dan penguatan ikon-ikon daerah bukan sekadar mempercantik wajah kawasan wisata, tetapi menjadi investasi jangka panjang yang akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Sektor pariwisata, kata Sofyan, memiliki efek berganda yang sangat besar karena mampu mendorong pertumbuhan UMKM, membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memperluas peluang investasi daerah.
“Ketika destinasi wisata semakin baik, maka wisatawan akan datang. Ketika wisatawan datang, ekonomi masyarakat bergerak. Inilah yang sedang kita bangun, menjadikan pariwisata sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi Kabupaten Gorontalo,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sofyan menilai berbagai pembangunan tersebut juga menjadi warisan strategis (legacy) dari penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo.
“PENAS KTNA bukan hanya menghadirkan agenda nasional berskala besar, tetapi juga meninggalkan jejak pembangunan yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Salah satunya melalui penguatan dan pengembangan kawasan wisata yang menjadi etalase daerah,” ungkapnya.
Komitmen kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan para pemangku kepentingan diyakini akan semakin mempercepat transformasi Kabupaten Gorontalo sebagai daerah tujuan wisata yang kompetitif di tingkat regional maupun nasional.
Dengan wajah baru yang lebih modern dan tertata, Pentadio Resort dan Pakaya Tower tidak lagi sekadar menjadi tempat rekreasi, melainkan simbol kebangkitan pariwisata daerah yang siap membawa Kabupaten Gorontalo melangkah menuju masa depan yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan.










